Kembali Terulang, 10 Pendaki GAD Melanggar SOP di Blacklist

SWARNANEWS.CO.ID, PAGARALAM | Balai Registrasi Gunung Api Dempo (Brigade) kembali melakukan Blacklist kepada 10 orang pendaki yang berasal dari luar Pagaralam. Hal ini diakui oleh Ketua Posko Brigade Pagaralam Arindi kepada Swarnanews.co.id.

Adapun kesepuluh Pendaki tersebut adalah, AZ (Lubuk Linggau), VV (Empat Lawang), RL (Empat Lawang), KRD (empat Lawang),FS (Empat Lawang), PSW (Empat Lawang), MF (Palembang), PY (Empat Lawang), DH(Empat Lawang), bdan AR (Empat Lawang).

Arindi mengatakan, kesepuluh pendaki ini melakukan kesalahan yang sudah tidak bisa ditolerir yakni merusak tanaman kayu panjang umur (Centingi).

“Karena tanaman ini merupakan tanaman endemik yang dilindungi dan ada sanksi pidananya,”tuturnya, Selasa (19/01/2021).

Arindi menegaskan, pihaknya memberikan sanksi tegas bahkan lebih lama dari pada sebelas pendaki sebelumnya yakni larangan pendakian ke Puncak Dempo selama tiga tahun.

“Kejadian ini diketahui saat tim Ranger turun untuk mengevakuasi kesepuluh pendaki tersebut di pintu rimba, karena ada salah satu dari mereka (pendaki) yang mengalami kesurupan,” jelasnya.

Lanjut Arindi, Ketika dievakuasi ke posko Brigade salah seorang petugas tanpa sengaja menemukan Barang Bukti (BB) kayu panjang umur tersebut di dalam kantong kresek.

“Mirisnya, salah satu dari pendaki ini ada yang lagi Haid atau datang bulan, yang sebelumnya sudah diingatkan untuk menunda pendakian namun masih tetap nekat dan mengaku dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Ditambah Arindi, saat dievakuasi kesalahan lain yang didapat dari 10 pendaki ini adalah jumlah sampah yang mereka bawa turun dari puncak dempo tidak sama dengan jumlah logistik yang diregistrasi sebelum pendakian.

“Jadi salah satu tindakan yang cukup berat kita black list 10 pendaki ini, akan tetapi ini harus dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pendaki yang melanggar,” tegas Arindi.

Arindi berharap, ke depannya hal ini akan menjadi pelajaran bagi calon pendaki lainnya. Bahwasanya saat ini pendakian ke puncak GAD sudah berangsur ditertibkan dengan peraturan-peraturan yang akan diberlakukan bagi pendaki.

Teks : Reri Alfian
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait