Ketua DPRD Banyuasin Hadiri Acara Isra’ Mi’raj 1442 H di Ponpes Annur

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, SH., MH, di dampingi Sekwan Banyuasin, Adam Ibrahim, SE, MSi, menghadiri acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 27 Rajab 1442 Hijriah,Kegiatan tersebut digelar di Ponpes Annur, Desa Suka Pindah, Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin.

Acara tersebut menghadirkan penceramah Agama Abuya Al Habib Hamid Bin Umar Al Habsyi.

Pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan dalam sambutannya mengajak para jama’ah untuk banyak bersyukur dan bersabar. Karena jama’ah masih diberikan nikmat kesehatan dan waktu luang untuk bisa hadir memperingati Isra Mi’raj.

Selain nikmat sehat dan luang waktu, jama’ah juga memiliki nikmat Islam dan iman.

“Mari bersyukur atas empat nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kita semua Agar kita selalu menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT,” kata Irian Setiawan

Dalam sambutannya seraya menyampaikan tentang perogram Bupati Banyuasin yakni Banyuasin Religius. Irian Setiawan juga menyampaikan hikmah Isra Mi’raj tentang perjalanan Nabi Muhammad Rasulullah SAW mulai sejak kecil hingga diangkat menjadi Nabi dan Rasul.

Irian menjelaskan, dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita kesabaran dan pandai bersyukur.

Karena itu, Irian mengajak agar jama’ah selalu sabar dan syukur dalam menjalankan kehidupan. Termasuk dalam berumahtangga. Bahkan Irian berharap jama’ah agar selalu mengajarkan kepada anak mereka untuk rajin shalat lima waktu karena merupakan kewajiban kita sebagai umat muslim.

“Kita harus saling mengingatkan bahwa dalam peristiwa Isra Mi’raj yang dialami Rasulullah SAW. Beliau menerima Wahyu, mengajarkan kepada kita untuk selalu mengingat Allah SWT dengan cara jangan meninggalkan shalat lima waktu itu kewajiban kita sebagai muslim,” Jelas ketua DPRD Banyuasin yang akrab dipanggil Irian ini

Irian berpesan kepada orang tua agar selalu mengingatkan kepada anak mereka jangan meninggalkan shalat lima waktu. Dengan shalat akan mencegah perbuatan keji dan munkar serta membentuk jiwa untuk bersikap syukur dan sabar.

Sementara Abuya Al Habib Hamid Bin Umar Al Habsyi dalam tausiyah nya menceritakan riwayat singkat perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad, SAW pada suatu malam dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina dan naiknya Rasulullah Muhammad, SAW ke sidratul muntaha.

Dijelaskan bahwa sebelum Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di Is’ra Mi’ Raj kan terlebih dahulu Malaikat Jibril melakukan operasi kepada beliau dan pembersiha, penyucian hati dengan air zam-zam di Masjidil Haram Mekkah.

“Bahwa Kita sebelum Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di Mi’rajkan terlebih dahulu beliau berkesempatan melakukan shalat dua rakaat mengimami ruh para nabi dan rasul di Masjidil Aqsa Palestina dan meminum segelas air susu yang ditawarkan oleh malaikat jibril Alaihissalam diantara segelas minuman lainnya yang berisi khamar,” tutur dia.

Karenanya lanjut dia, dalam konteks kehidupan sehari-hari, kata Abuya Al Haibib Hamid Bin Umar Al Habsyi, sejatinya sebelum umat manusia melakukan perjalanan, safar harus memperhatikan dan menyiapkan “bekal” terlebih dahulu,” ungkapnya. (*)

Teks: rilis
Editor: maya

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait