Konflik Kepentingan Mularis Absen dari Deklarasi HDMY

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG| Bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Herman Deru – Mawardi Yahya menggelar deklarasi di Plataran Benteng Kuto Besak (BKB), Minggu pagi (7/1). Pasangan ini diusung oleh Partai Politik Partai Amant Nasional (PAN), Partai Nasional Demokrat (NasDem), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Diduga karena ada konflik kepentingan Ketua DPD Hanura Sumsel Mularis Djahri tak menghadiri acara tersebut.

Pantauan wartawan, ratusan ribu masyarakat menghadiri Deklarasi HDMY serta beberapa perwakilan partai politik hadir, seperti dari PAN Wasekjend DPP Edi Agus, dari Wakil Ketua DPW Sumsel Supadmi Kohar, Sekretaris DPD PAN Palembang, Ruspanda, Ketua DPD OKU Timur Juanda. Dari partai NasDem hadir Koordinator Wilayah Irma Suryani, Ketua DPW Sumsel H.  Syahrial Usman,Ketua DPD NasDem Kota H. Abdul Rozak. Sedangkan dari Hanura tidak tampak Ketua DPD Sumsel, Mularis Djahri. Meskipun terlihat Bapilu DPP Hanura terlihat di atas panggung.

Diketahui, Mularis memang konsisten mendukung Dodi Reza Alex dengan alasan ia maju Pilwaki didukung Golkar. Sehingga terjadilah konflik internal dipartai yang didirikan Wiranto tersebut.

Diketahui, langka ini langsung direspon DPP Partai Hanura dengan mengeluarkan surat tugas Nomor: SGAS/001/DPP-HANURA/I/2018 yang menugaskan Daryatmo (Ketua Bapilu), Fauzi Amro (Ketua Pembina Wilayah Sumsel Babel), dan Hendri Zainuddin (Wasekjend Pembinaan Wilayah Sumsel Babel) yang ditanda tangani Syarifuddin Sudding tertanggal 4 Januari 2018 untuk hadir deklarasi dan pendaftaran ke KPU.

Editor: Sarono PS

Sumber: Detiksumsel

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait