Kopi Olahan Sumsel Siap Caplok Pasar Dunia

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Sumsel akhirnya siap menunjukkan tajinya di pasar dunia melalui hasil kopi olahanya.

Ketua Specialty Coffee Association Indonesia (SCAI) SUMSEL atau dalam bahasa Indonesianya Asosiasi Kopi Seluruh Indonesia MS Iqbal Rudianto, menceritakan perkembangan industri kopi di Sumatera Selatan ini sekitar 3 sampai 4 tahun belakangan ini menunjukkan progres yang signifikan.

Perkembangan tersebut dapat dilihat dari semakin banyaknya kopi olahan yang dihasilkan oleh industri pengelola kopi. Ini membuka peluang siap mencaplok pasar dunia.
Hal ini sangat dimungkinkan, mengingat negara Indonesia merupakan penghasil kopi terbanyak ketiga di dunia. Industri kopi yang saat ini membanjiri usaha tanah air sangat bervariasi, mulai dari skala home industri, skala nasional maupun skala Internasional. MS Iqbal Rudianto merupakan pemilik Gunz Coffe berniat ingin merangkul pengusaha dan petani kopi guna membangun dan memperbaiki para produksi dan petani kopi di Sumatera Selatan.

Indikasi keberhasilan pembangunan menurutnya bisa di lihat dari sisi kualitas dan kuantitas, agar bisa turut mendongkrak harga kopi. Produksi Kopi di Sumatera Selatan ini lebih banyak robusta dibandingkan Arabika, Robusta adalah varietas terbesar khusus Sumatera Selatan adalah kopi yang berasal dari Semendo dan rata-rata kedai kopi menggunakan kopi Semendo untuk dikonsumsi, sedangkan kopi Arabika memiliki bentuk biji lebih panjang.

Kandungan kafein kopi Arabika lebih rendah, kopi Arabika hanya tumbuh dengan baik bila ditanam di dataran tinggi, antara 1.000 meter hingga 2.000 meter diatas permukaan laut. Suhu dialokasi penanaman pun sebaik berkisar antara 14-24 derajat Celcius.(*)

Teks. : Devi
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait