KRASS Dukung Presiden Jokowi Bentuk Satgas Mafia Tanah

SWARNANEWS.CO.ID , PALEMBANG-Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi untuk membentuk satgas mafia tanah dengan melibatkan Polri dan KPK, Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan (KRASS) pun menyambut baik hal tersebut.

Sekretaris Jendral Eksekutif Harian Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan, Edi Susilo mengatakan KRASS mendukung sepenuhnya langkah yang telah diambil oleh presiden jokowi dalam pembentukan satgas mafia tanah, ia menegaskan dalam pembentukan satgas tersebut agar melibatkan organisasi tani sehingga pemberantasan mafia tanah dapat maksimal.

“Kami berharap keterlibatan dari serikat-serikat tani, dari kelompok-kelompok petani, dari kelompok-kelompok rakyat yang konsisten terhadap perjuangan reforma agraria sehingga ini menjadi komprehensif. Jadi selain melibatkan unsur dari KPK dan Polri kami meminta supaya ada keterlibatan dari serikat tani, dari komite tani, pemuda tani, dan dari perempuan tani.” Ujar Edi, Rabu (25/5/22).

“Sehingga kita dapat bersama-sama dapat memberantas mafia tanah, dengan harapan reforma agraria yang sejati segera terwujud dan bukan hanya sekedar ilusi saja.” Sambungnya.

Dari keterangan yang Edi Susilo berikan, diketahui ada 9 organisasi tani aktif yamg tergabung dalam Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan ( KRASS ), diantaranya ;
1. Serikat Tani Nelayan (STN)
2. Serikat Petani Indonesia (SPI)
3. Garda Sriwijaya Indonesia (GSI)
4. Gerakan Tani Sumsel
5. Gerakan Mahasiswa pembaharu Agraria
6. Serikat Petani Pejuang Sriwijaya
7. Gerakan Tani Nelayan
8. Serikat Petani Sriwijaya
9. Serikat Petani Suku Anak Dalam Muratara

Edi Susilo mengungkapkan sudah banyak kasus-kasus mafia tanah yang sampai saat ini masih belum tuntas, contohnya kasus Pt. Laju Perdana Indah yang melakukan penyerobotan tanah masyarakat Desa Campang Tiga ulu dan Betung Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. “Untuk itu kami mendesak presiden jokowi untuk segera membentuk dan melibatkan organisasi tani dalam pembentukan satgas mafia tanah tersebut.” Tegas Edi Susilo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait