Kunker BPH Migas, Serahkan SK Kuota JBT & JBKP th 2021 Kabupaten Tubaba

SWARNANEWS.CO.ID, TUBABA | Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa bersama team hadir di Kabupaten Tulang Bawang Barat, diterima langsung oleh Bupati Umar Ahmad, SP, Kepala Bappeda Yudiansyah, SP, Kepala BKAD Mirza Irawan serta Kadis PU Iwan Mursalin, ST, MT.

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menyerahkan SK Kuota JBT dan JBKP Kab. Tulang Bawang Barat Tahun 2021 yang bertempat di Hotel Berugo, Tulang Bawang Barat, Sumsel. (08/03/2021).

Selain menyerahkan kuota, perbincangan  berlangsung interaktif, serius tetapi cair penuh keramah-tamahan, membicarakan sekitar pengembangan Pertashop dan lain-lain.

Dari Pertamina menceritakan, salah satu Pertashop yang mulai pertengahan Desember 2020 di Kecamatan Puridadi penjualannya mencapai 400 s.d. 900 liter perhari. Saat ini di Kabupaten Tulang Bawang Barat sudah 4 Pertashop beroperasi, dan 9 on progress. Tahun ini target 58 Pertashop terbangun di Tulang Bawang Barat.

Menjawab pertanyaan Kepala BPH Migas, setelah dibangun Pertashop, pihak Pertamina menjelaskan bahwa untuk menjual ke Pertamini belum ada aturannya, karena yang dilarang yang subsidi, sedangkan pertamax non subsidi.

BPH Migas meminta untuk segera adakan pertemuan terkait pengaturan regulasi, sehingga meskipun Pertamini ilegal, namun perlu solusi agar terdata volume penjualan, sebab faktanya meskipun ilegal ada sisi manfaat yang harus membuahkan solusi, misalnya, arahkan bergabung untuk membangun Pertashop. Pertashop yang menjual pertamax digencarkan untuk menurunkan penggunaan subsidi premium.

“Jika Bupati bisa merangkul, memberikan solusi ini, bisa menjadi percontohan di Indonesia,” ujar Kepala BPH Migas yang akrab disapa Ifan.

Pertamini ilegal, karena di UU Migas harus yang punya izin niaga umum, sedangkan Pertamini tidak ada izin itu.
“Kuota tahun ini turun, karena tahun lalu realisasi JBT hanya 51 %, JBKP 24,5%, namun dibuat evaluasi per 3 bulan, ujar Ifan Kepala BPH Migas .

Terkait data jumlah SPBU, “Tulang Bawang Barat ada 5 SPBU, namun secara administrasi yang 2 masih di Kabupaten Tulang Bawang, sehingga saat ini sedang diurus pemindahannya,” ujar Bupati Umar Ahmad.

Dilanjutkan tinjauan lapangan ke beberapa titik Pertashop di Tubaba yang telah beroperasi.

Teks: Rel BPH Migas
Editor: Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait