Lahat Berduka, Bandang Banjir Hantam Jembatan dan Rumah Warga

SWARNANEWS.CO.ID.LAHAT | Permasalahan  demi permasalahan belum usai di Kabupaten Lahat, terutama masalah ganasnya ancaman  harimau kepada masyarakat Kabupaten Lahat. Sehingga mereka takut untuk melakukan aktivitas sehari-hari  di kebun. Kini sudah datang masalah lagi di bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat ini, di mana setelah hujan deras berjam-jam membuat salah satu jembatan di Desa Padang Kandis Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat ambruk,  Senin  (30/12) pagi.

Jembatan ini adalah salah satu akses penghubung antara Kabupaten Lahat dengan Kabupaten Muara Enim, tepatnya antara Kecamatan Mulak Ulu dengan Kecamatan Semende Darat.

 

 

Menurut warga setempat Andi (28)  semalam memang hujan deras. Pagi tadi dirinya melintas di jembatan tersebut, namun terkejutnya ia setelah melihat jembatan yang selama ini dia lewati untuk melakukan aktivitas telah ambruk dihantam derasnya air Mulak.

“Dugaan sementara, ambruknye jembatan itu  akibat tingginya curah hujan dan derasnye arus ayik Mulak. Akbatnya jalur transportasi warga pun menjadi lumpuh total. Saya berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jembatan ini,” harap Andi.

Di samping itu, Herdy warga Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai yang mana tetangganya banyak rumah yang ambruk diterjang banjir, dirinya merasa trauma melihat kondisi rumah tetangganya banyak yang ambruk.

 

“Semoga Allah memberikan ketabahan kepada korban, tidak banyak yang kami bisa berikan kepada mereka kecuali doa dan membantu mereka menyelamatkan barang-barang yang bisa diselamatkan,” terangnya.

Selain itu, Dinas PUPR Lahat Ir Mirza saat dikonfirmasi yang sedang di jalan menuju lokasi. Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi ke Provinsi Sumsel untuk penanggulangan jembatan yang ambruk tersebut, mengingat jalan dan jembatan yang ambruk tersebut masuk Jalan Provinsi.

”Sedangkan kelancaran arus transportasi akhir tahun ini kita minta bantuan ke Polres dan Dishub untuk pengalihan jalur. Kita berharap masalah ini dapat cepat tertangani apalagi mengingat ada 5 desa yang terisolir akibat ambruknya jembatan ini,” tandas Mirza

Laporan: Jumra

Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait