Lomba Cipta Puisi dan Cerpen wartabianglala Tahun 2020 Menyibak Potensi Kesusastraan Kabupaten Lahat

SWARNANEWS.CO.ID.LAHAT I Pembagian hadiah pemenang menjadi puncak segmen Lomba Cipta Puisi dan Cerpen wartabianglala.com tahun 2020 yang berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Lahat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat dan disponsori langsung oleh Bank Sumsel Babel Cabang Lahat.

Kegiatan pembagian hadiah dilangsungkan di Gedung TP PKK Kabupaten Lahat dengan menerapkan protokoler kesehatan secara ketat, selasa (22/12).

Sebanyak 32 pemenang dalam kompetisi ini hadir secara bertahap untuk menghindari kerumunan. Dalam kegiatan pembagian hadiah ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Lahat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat melalui Kasubag Perencanaan Keuangan dan BND, Ketua PWI Lahat Ishak, Ketua SMSI Lahat dan Bendahara IWO Lahat Jumra Zefri.

Sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pihak panitia, para pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa trophy, piagam, uang pembinaan, serta hadiah menarik berupa buku sastra dan kaos. Selain itu, naskah karya yang mereka kirim ke email panitia juga mendapat ulasan langsung dari Dewan Juri Muhammad Rois Rinaldi yang merupakan Penerima Anugerah Puisi Asia Tenggara 2014 (Numera, Dewan Bahasa & Pusaka Malaysia, 2014) dan Tokoh Sastra Asia Tenggara (HesCom Malaysia, 2015-2016).

Suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini disyukuri oleh Ketua Pelaksana Kegiatan Ricko Hazadi. Tidak lupa dirinya berterima kasih kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi menyukseskan kegiatan lomba yang telah dilaksanakan sejak November lalu.

“Alhamdulillah, kami selaku panitia sangat bersyukur dan bangga karena lomba Cipta Puisi dan Cerpen tahun 2020 yang kami selenggarakan berjalan lancar dan sesuai harapan. Untuk itu kami ucapkan terima kasih sedalamnya kepada TP PKK Kabupaten Lahat, Disdikbud, Bank Sumsel Babel, serta pihak sponsor lainnya yang tidak mengikat. Adanya kegiatan ini kami harapkan menjadi wadah bagi para penulis di Kabupaten Lahat baik pemula maupun yang sudah berpengalaman untuk mengekspresikan karya mereka. Selain itu, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan kami agar masyarakat Kabupaten Lahat tetap berkarya meski di rumah saja,” ungkap Ricko Hazadi.

Ricko Hazadi menambahkan, event ini akan menjadi kegiatan rutin bagi wartabianglala.com setiap tahunnya. Menurutnya, media wartabianglala.com selain berbasis informatif juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.

“Impian kita untuk mengangkat dunia sastra di Kabupaten Lahat musti berlanjut. Jadi event ini akan kita jadikan agenda rutin setiap tahun sebagai bentuk konteibusi dalam memajukan dunia literasi di Kabupaten Lahat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat Lidya Wati Cik Ujang, mengapresiasi lomba Cipta Puisi dan Cerpen yang diselenggarakan Warta Biang Lala. Beliau juga berharap agar ke depan event serupa dapat kembali diadakan dengan kemasan yang lebih berwarna.

“Kami apresiasi ide yang muncul untuk kegiatan ini. Semoga ke depan akan lebih dikembangkan seperti kepenulisan cerita rakyat setiap desa atau objek wisata. Selamat untuk para pemenang lomba di event ini. Jangan berpuas diri. Jadikan ini sebagai awalan untuk mengangkat nama Kabupaten Lahat di dunia kesusastraan. Untuk yang belum menang tetap semangat, tetap asah terus kemampuannya,” ucap istri orang nomor satu di Kabupaten Lahat ini didampingi oleh Kepala Bank Sumsel Cabang Lahat Taufik Hidayat dan Kasubag Perencanaan Keuangan dan AMD Disdikbud Kabupaten Lahat Hasperi Susanto.

Lebih membanggakan lagi, dalam ulasannya terkait pemenang lomba, Muhammad Rois Rinaldi selaku Dewan Juri secara gamblang mengatakan bahwa di lomba Cipta Cerpen dan Puisi wartabianglala.com 2020 telah mendapati beberapa nama yang berpotensi mengangkat kesusastraan Kabupaten Lahat, bahkan tingkat nasional.

“Setelah membaca karya-karya yang masuk dan menentukan para pemenangnya, saya melihat bahwa Okta Saputra dan Dee Hwang adalah dua penulis muda yang sangat layak diharapkan menjadi bagian penting kesusastraan Lahat dan bukan tidak mungkin, tergantung pada proses penempuhan mereka berdua, menjadi bagian penting bagi kesusastraan Indonesia,” ungkap Rois Rinaldi dalam catatannya untuk karya pemenang.

Teks: Jumra
Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait