Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo Meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Palembang

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo secara langsung meresmikan mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Palembang. Dalam acara tersebut, Tjahjo Kumolo mengapresiasi Pemerintah kota Palembang yang telah berhasil memberikan sistem pelayanan yang cepat sehingga tidak bertele-tele.

“Dengan adanya Mal pelayanan Publik Satu Pintu ini saya harapkan sistem yang ada di kota Palembang lebih cepat sehingga masyarakat tidak harus menunggu lama, mengingat kondisi covid 19 masih berlangsung tidak menutup kemungkinan sistem seperti ini sangat dibutuhkan. Selain itu juga, perlu adanya kegiatan monitoring kepada petugas yang bekerja jangan hanya pada saat peresmian ini saja mereka memberikan senyuman yang ramah.

Semua harus dipertahankan, jika perlu Kepala Dinas, Walikota bahkan Gubernur jika diperlukan untuk memonitor sistem pelayanan yang ada disini,” jelasnya, Jumat, 27 November 2020 saat menyampaikan sambutanya usai meresmikan Mal Pelayanan Publik Kota Palembang di Jakabaring.

Ia juga menambahkan bahwa mal pelayanan yang ada di kota Palembang adalah mal pelayanan terbesar diantara kota dan kabupaten yang ada di Indonesia. Tercatat ada 28 unit layanan dengan 373 jenis layanan yang siap melayani kepengurusan sehingga dengan cepat menyelesaikannya.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru menambahkan bahwa kedepannya Kota dan Kabupaten yang ada di Sumsel bisa
melakukan pembukaan outlet di mal pelayanan publik dengan tujuan para investor bisa lebih mudah mengetahui proses dan mekanisme perizinan di kota dan kabupaten lainnya. Selain itu juga balai perikanan juga bisa bergabung disini juga, sehingga semua orang bisa datang di satu titik dengan menyelesaikan semua kepengurusannya.

Ditempat yang sama Walikota Palembang Harnojoyo didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menambahkan bahwa tidak cukup dengan menilai gedung yang besar, namun inti di dalamnya adalah bagaimana memberikan sistem pelayanan yang terbaik dan cepat kepada masyarakat. (*)

Teks : Ril

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait