Minus Perhatian Pemerintah, Warga Lakukan Urunan dan Gotong Royong Bangun Jalan Lingkungan

SWARNANEWS.CO.ID, LUBUKLINGGAU | Ketua Rukun Tetangga (RT) 09 Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, Kolbiansah bersama warganya melakukan inisiatif bergotong royong dan urunan dana untuk mengatasi pembangunan dan perbaikan enam titik jalan lingkungan.

Gerakan kerja bakti ini dilakukan lantaran mereka kesal dan kecewa proposal atau usulan yang diajukan ke Pemerintah Kota Lubuklinggau dinilai lambat direspon dan ditindaklanjuti.

Melalui WhatsAppnya Kolbi demikian pria muda yang baru saja mengemban mandat sebagai Ketua RT ini menyampaikan informasi kepada awak media Swarnanews.co.id, bahwa Ia dan warganya selama bulan suci Ramadhan 1442 H sudah tiga kali melakukan giat gotong royong membangun dan meningkatkan kualitas jalan di lingkungannya.

“Ya, Kami melaksanakan kerja gotong royong membangun jalan lingkungan selama bulan puasa ini pada setiap hari Sabtu tepatnya malam Minggu. Kegiatan dimulai seusai menunaikan shalat Isya dan Tarawih,” ungkap Kolbi, Jum’at, 30/4/2021.

Tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa dan kesalnya kepada jajaran Pemerintah Kota Lubuklinggau yang dinilai sangat lamban merespon dan mengabulkan usulan warga yang sudah cukup sering diajukan, Kolbi akhirnya bertekad bulat bersama warganya membangun ruas jalan lingkungan yang mengalami rusak parah.

Dituturkan Kolbi bahwa jalan yang Ia dan warga perbaiki mengalami rusak berat, becek dan licin terlebih saat musim hujan tiba seperti saat ini. Sebaliknya pada musim kemarau jalan berdebu saat dilalui kendaraan motor ataupun mobil sehingga membuat tidak nyaman warga RT 09 Kelurahan Batu Urip.

Infrastruktur yang diharapkan warga tersebut terakhir kalinya pernah diajukan melalui kegiatan Reses I Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Tahun 2021 yaitu reses perseorangan atas nama H Agus Hadi dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS). Tetapi sebagaimana lazim yang namanya proposal atau usulan masyarakat kepada pihak pemerintah tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk pelaksanaanya. Di sisi lain kondisi lapangan, warga sudah sangat mengidamkan fasilitas jalan yang layak dan memadai.

“Kondisi dilematis semacam itu menggerakkan kami untuk urun rembuk bersama warga sehingga diputuskanlah kegiatan gotong royong sekaligus urunan dana guna belanja bahan bangunan yang dibutuhkan,” tutur Kolbi.

Berikut beberapa usulan kegiatan pembangunan infrastruktur yang pernah diajukan Kolbiansah berdasarkan aspirasi warganya antara lain;
1. Pembangunan jalan as Cianjur RT 09 dengan hotmix/aspal, panjang sekitar 1 KM dengan lebar 6 meter.
2. Pembangunan jalan lingkungan cor beton dengan panjang lebih kurang 800 meter, lebar 3 – 4 meter.
3. Siring lingkungan sekitar 850 meter.
4. Talut untuk mencegah longsornya rumah warga sepanjang sekitar 500 meter.
5. Pengadaan tiang listrik sebanyak 14 titik.

Teks : Rehanudin Akil
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait