November Selesai, Proyek PJN 1 Ruas Betung-Sekayu-Mangun Jaya

SWARNANEWS.CO ID, PALEMBANG |Kondisi jalan lintas tengah (Jalinteng) ruas Sekayu – Betung – Mangunjaya masih sangat mengkhawatirkan, rata-rata rawan longsor dan jalan berlubang sehingga saat ini sedang dalam perbaikan.

PPK 1.3 Pelaksana Jalan Nasional (PJN) I, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, Endi Abdel Rozza mengatakan, ada empat titik longsor, yakni Betung-Sekayu dan Sekayu – Mangunjaya.

Tahun 2020, ada tiga lokasi pengerjaan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah 1, terletak di Km 103, Km 110 dan Km 131. “Insyaallah, bulan November selesai semua. Tahun depan hanya satu titik meskipun ada tiga titik lokasi parah ,” kata Endi, Senin (2/11/2020)

Kemudian, langkah-langkah keamanan yang akan dilakukan pihak PJN, yakni memasang rambu-rambu dan berkoordinasi dengan Pemkab setempat terutama kepala daerah.

“Nantinya, kita akan berkoordinasi dengan kepala daerah setempat, minta dibuatkan surat pernyataan bencana alam sebagai syarat untuk pengajuan alokasi dana penanganan bencana alam,” lanjutnya.

“Memang ada dana untuk tahun 2021, namun ditakutkan seandainya dana tersebut tidak cukup bisa dimintakan kepada alokasi khusus penanggulangan bencana. Artinya, semua pekerjaan akan terselesaikan,” bebernya.

Terkait kondisi jalan, kata Endhie memang sebagian rata-rata sangat parah, seperti titik lokasi Desa Lumpatan yang sering diperbaiki. Meskipun saat ini masih rusak kembali.

“Kita sudah minta kontraktor untuk menutup dan memperbaiki jalan tersebut. Saya rasa tidak ada alasan untuk tidak memperbaiki. Kalaupun belum sempat diperbaiki wajib memasang rambu-rambu peringatan biar masyarakat mengetahui bahwa jalan tersebut berlubang,” jelasnya.

Intinya, pihak Balai PJN Kasatker dan PPK tidak mungkin membiarkan jalan itu lama-lama rusak. Meskipun belum dikerjakan.

Sementara itu, PPK 1.4 PJN I, BBPJN Sumatera Selatan, Surya Perdana menambahkan, dari beberapa titik yang dikerjakan tahun ini akan selesai bulan November 2020. Tahun depan dapat penanganan pengerjaan satu titik potensi longsor di Tanjung Raya terletak Km 107. 900.

“Insyaallah, dari dua ruas sudah satu potensi yang telah ditangani, terletak Km 181.500 (Desa Tanjung Raya) dan Km 206.(Desa Nganti),” tuturnya.

Untuk Desa Mambang, kata Surya belum termasuk program karena belum begitu parah kerusakan. Istilahnya bisa ditunda.

” Lebarnya hanya enam meter, disisi luar lahan tanah masih banyak, hanya tergerus disisi atas nya saja sehingga masih relatif aman untuk dilewati jangka satu atau dua tahun kedepan,” paparnya.

Terkait longsor, kondisi jalan masih mengejar tutup lubang supaya kenyamanan masyarakat dan kemantapan jalan di kejar sampai bulan November selesai,” tandasnya.

Teks : Iwan
Editor : Asri

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait