Palembang Kembali Zona Merah, Pemerintah Terkesan Terabai,

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG, Masuknya kembali Kota Palembang dalam kategori zona merah penyebaran Covid-19 pada Jumat (11/12/2020) lalu membuat pemerintah harus ekstra kembali menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Berdasarkan data yang dilansir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatra Selatan (Sumsel), saat ini terdapat 4.521 kasus positif Covid-19. Angka tersebut juga merupakan yang tertinggi dibanding 16 kabupaten/kota lain di Sumsel.

Sementara untuk jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Palembang mencapai 10.785 orang dan suspek sebanyak 16.781 orang.

Febri, Koordintor Koalisi masyarakat peduli dunia kesehatan republik indonesia (KOMPAS-RI) sekaligus Founder Ikatan Bujang-gadis Protokol Kesehatan sumsel mengatakan hal ini merupakan masalah yang serius dan perlu mendapat perhatian serta solusi yang serius.

“Pemerintah hari ini kami menilai tidak serius dan terkesan abai dengan penegakan protokol kesehatan di kota palembang karena masih banyak para pelaku usaha serta masyarakat yang acuh terutama dalam penerapan 3 M (mencuci tangan, menjaga jarak & memakai masker) serta upaya dalam menerakan 3 T (testing, tracing & treatment) juga perlu di lakukan sehingga semua bisa terkendali dengan baik dan palembang kembali zona hijau,” ungkapnya

Ditambahkanya pemerintah harus ekstra ketat melakukan disiplin protkol kesehatan mengiat sebentar lagi akan ada hari raya Natal dan tahun baru.

“Sebentar lagi kita akan menyambut pergantian tahun, nah disinilah letak pemerintah, baik walikota, polri, dan TNI melakukan tindakan tegas dan memperketat penegakan disiplin protokol kesehatan, bila perlu tutup semua tempat hiburan malam yang bakal menciptakan kerumunan di dalam sebuah ruangan ber AC, larang semua masyarakat untuk mengadakan acara yang bersifat berkerumun serta secara kondusif melakukan razia di malam pergantian tahun sampai dengan di berlakukanya jam malam tidak ada lagi yang beraktivitas, serta siagakan POL-PP, Polisi dan TNI di setiap pasar tradisional.” Tegas Febri

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait