PATAKA, Wadah Pemuda Bayung Lencir Cegah Karhutbunlah

SWARNANEWS, MUBA – Semangat pemuda Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin ikut andil cegah Karhutbunlah  patut diacungi jempol.  Semangat menggebu mereka makin padu saat Forkopimcam Bayung Lencir ikut terlibat aktif.
Gabungan masyarakat berjuluk Pemuda Tanggap Karhutbunlah (PATAKA) ini mengukuhkan diri sebagai  ketangguhan kelompok pemuda peduli  bahaya bencana Karhutbunlah.
Pada  Sabtu (27/3) anggota PATAKA ini membekali diri dengan dasar-dasar pencegahan karhutbunlah di Kantor Manggala Agni Daops Sumatera XV. Anggota PATAKA ini ditempa para pelatih dan pemateri dari personil Manggala Agni.
Camat Bayung Lencir, M Imron S.Sos MSi, menyebut  kelompok ini memang terbukti aktif pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Bayung Lencir. “Semangat dan kepedulian mereka sudah kita rasakan di tahun-tahun sebelumnya.  Mereka sudah pernah terjun membantu memadamkan api saat karhutbunlah di desa-desa yang mengalami kebakaran hutan. Forkopimcam bulat memfasilitasi semangat para pemuda lintas organisasi  mulai  KNPI, Katar, HMP, Pramuka, PMI, PPI, GP. Ansor, IPPNU, BANSER.  Kita dukung  dalam pelatihan agar  paham teknis di lapangan.  Jadi semangat mereka ini  tidak jadi petaka,” ungkapnya.
KADAOPS Manggala Agni Daops Sumatera XV, Jamhari melalui Sekdaops Raden Martono SH mengaku bangga. Menurutnya kelompok pemuda peduli Karhutbunlah seperti ini baru ada di Kecamatan Bayung Lencir. Secara terbuka ia mengaku salut dengan semangat Pemuda Kecamatan Bayung Lencir ini.
“Kami siap membantu mendidik dan melatih siapa saja, baik warga maupun pihak swasta yang sangat peduli karhutbunlah,” ujarnya.
Fasilitasi  Forkopimcam Bayung Lencir ini  diapresiasi oleh para pemuda yang tergabung dalam PATAKA.
 “Kami berterimakaih kepada Camat dan Manggala Agni yang telah memberikan sosialisasi pengenalan peralatan dan pengetahuan dasar antisipasi kebakaran hutan, kebun dan lahan sebagai modal dasar kami.  Kedepan kami berharap diadakan diklat lebih matang lagi untuk PATAKA,” kata Ketua Pataka, Jonimal Mistiya
Terpisah, Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan bahwa upaya-upaya penanggulangan karhutlah terus dilakukan.
“Soal potensi karhutla dan pencegahannya terus kita lakukan, termasuk kita sudah memaksimalkan sinergi dengan daerah perbatasan di Muaro Jambi. Saat ini Pemkab Muba melalui BPBD bersama Forkopimda, juga Camat dan Forkopimcam terus melakukan monitoring ke daerah-daerah yang rawan karhutlah dan semoga Muba zero karhutlah tahun 2021”, harapnya.
Teks : Ril

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait