PDAM Butuh Stok Supplay Air Baku Selain Sungai Musi

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG, 24/12 /2019 | Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Musi, Palembang, Sumatera Selatan, membutuhkan alternatif sumber air baku selain air Sungai Musi.

Wali Kota Palembang Harnojoyo di Palembang, Selasa, mengatakan, jajaran direksi PDAM Tirta Musi harus mencari cara untuk menemukan sumber air baku tersebut sebagai antisipasi jika air Sungai Musi tidak layak lagi digunakan,

“Air Sungai Musi mulai keruh, seharusnya PDAM sudah memikirkannya demi kebersinambungan pelayanan ke masyarakat,” kata dia.

Ia menerangkan, PDAM harus proaktif ke pemerintah pusat untuk mengatasi masalah ini.

Menurutnya, ketersediaan sumber baru air baku adalah hal krusial yang harus menjadi perhatian PDAM untuk kebersinambungan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah Palembang sudah memikirkan untuk pembuatan embung di wilayah Gandus untuk sumber air baku, oleh karena itu sudah seharusnya PDAM juga ikut bersama-sama untuk mempercepatnya,” kata dia.

Lebih lanjut, Harnojoyo mengatakan kesejahteraan masyarakat bukan hanya ketersediaan air bersih dan air minum, namun juga berkaitan dengan ketepatan rencana kerja anggaran yang dilakukan.

Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Musi Harobin Mustofa mengatakan PDAM Tirta Musi memiliki 290.573 pelanggan.

Sementara kapasitas produksi baru mencapai 3.920 lt/dtk yang hanya mampu melayani 274.700 pelanggan. Inis berarti terdapat minus 300-400 lt/dtk.

“Saat ini ada penundaan pasang baru sebanyak 15.000 calon pelanggan baru. Akibat minus ini pengaliran air ke pelanggan hanya 12 jam per hari. Ini tantangan terberat apalagi PDAM Tirta Musi adalah percontohan bagi daerah lain,” kata dia.

Ia menjelaskan, untuk meningkatkan performa pelayanan PDAM Tirta Musi dalam melayani masyarakat, program jangka pendek yang dilakukan antara lain pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Poligon 2, IPA Karang Anyar, IPA Sungai Lais, penyelesaian segera Intake Ogan 2.

“Bila intake Ogan 2 selesai maka persoalan di Seberang Ulu akan dapat teratasi. Tinggal fokus kita setelag itu adalah mengatasi persoalan pelayanan di wilayah Ilir,” kata dia.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait