Pemberlakuan Belajar Tatap Muka, SMKN 5 Siap Sukseskan Sesuai Standar Prokes

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG – Kebijakan menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) di Palembang, Sumatera Selatan masih menjadi tanda tanya. Pemerintah Pusat sebelumnya pernah menegaskan bahwa pada Juli 2021 ini belajar tatap muka bisa dilaksanakan.

Kepala SMKN 5 Palembang, Zulkarnain, M.Pd mengatakan, siap diberlakukan belajar tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai standar, anjuran perintah Gubernur Sumsel seiring arahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

“Kami siap menjalankan program pemerintah dan menjaga hancurnya generasi akibat pandemi Covid-19,” katanya, ketika diwawancarai di ruangannya, Kamis (1/7).

Untuk sistem pembelajaran tahun ajaran baru, pihak SMKN 5 akan memberlakukan per-kelas 18 orang dari 36 orang siswa setiap kelas berjarak lebih dari 1 meter.

Intinya, Prokes di sekolah telah siap dilakukan, survei kepada orang tua siswa serta komite sekolah. Rata-rata orang tua siswa sudah kepengen anaknya masuk sekolah kembali.

“Sistem pembelajaran dibagi -bagi selama dua hari dalam satu Minggu di sesuaikan dengan sarana dan prasarana ada. Bahwa satu grade kelas 10,11 dan 12 hanya wajib dua hari seminggu dengan jam tatap muka di kurangi,” ujarnya.

Selain itu, vaksinasi guru selesai dilakukan dan anak-anak didik sudah di siapkan. Pihak sekolah telah membentuk tim gugus tugas penanganan Covid-19 untuk
diperbantukan di sekolah guna menjaga kerumunan dan lain-lain.

” SMKN 5 telah menyiapkan tempat disamping musholla untuk ruang tim gugus tugas penanganan Covid-19 di sekolah. Gabungan guru 15 orang dan siswa 30 orang dengan tidak menggangu jam belajar siswa,” jelasnya.

Sementara itu, penerimaan murid baru tahun ajaran 2021 berjumlah 540 orang. Semuanya sudah tercukupi namun yang paling membludak dan banyak peminatnya, prodi OTKP dan Multimedia.

Ada 6 (enam) prodi di SMKN 5 Palembang, AKL (Akutansi, Keuangan dan Lembaga), OTKP (Otomatisasi Kelola Perkantoran) BDP ( Bisnis Daring dan Pemasaran), Animasi, Multimedia dan program produksi siaran dan televisi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait