Pengurus Nahdatul Ulama, Tokoh Agama dan Ulama Kota Palembang Audiensi dengan Kapolda

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., M.M. menerima audiensi Pengurus Nahdatul Ulama, Tokoh Agama dan Ulama Kota Palembang, bertempat di Ruang Promoter Lt. II Mapolda Sumsel, Senin (15/03/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PWNU Sumsel H. Amirudin Nahrowi, Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol. Ratno Kuncoro, S.I.K., Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Supriadi, M.M., Ketua Komisi Fatwa MUI Sumsel Bapak K.H. Amin Dimyati Hamzah, Bendahara PWNU Sumsel Bapak H. Harnoe Roesprijadi, Mustasyar PWNU Sumsel Bapak Habib Abdullah Basyaiban, Ketua Majelis Dzikir Akbar Palembang Ustad Amak, Anggota Majelis Dzikir Akbar Palembang Ustad Danil dan Ustad Abdul Khadir, Ketua Muslimat NU Palembang Ibu Iza Zen Sukri, Muslimat NU Palembang Ibu Ega dan Ibu Silva.

Kapolda sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri,S MM mengatakan, banyak hal yang dapat dikomunikasikan dan dikoordinasikan baik masalah keumatan ataupun urusan keduniaan. “Semua dapat kita bicarakan dalam mencari solusi mengedukasi masyarakat. Terutama kepada ulama dan teman teman dari NU yang diawaki oleh Cak amir dan ulama lainnya. Apalagi, sebentar lagi musim kemarau sehingga berpotensi Karhutla,” ucap Kapolda Jenderal Eko.
Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada ketua NU cak amir yang telah ikut membimbing Personel Polri dan PNS Polda Sumsel, dalam mempelajari agama. Khususnya kitab kuning dan mudah-mudahan inia merupakan awal yang baik bagi Personel Polri khususnya Polda Sumsel,” tukas Jenderal Eko.

Sementara Itu Ketua NU Provinsi Sumsel KH Amiruddin Nahrawi / cak Amir mengatakan, ia sangat menyambut baik apa yang disampaikan Kapolda Sumsel yakni mengenai wasilatul arham (menyambungkan tali silahturrahim). Dengan lita’arrafu yakni saling kenal mengenal, terlebih dalam menghadapi bulan Rajab, Syakban dan Ramadhan. “Artinya kita senanantiasa diberkahi di bulan Rajab, Syakban dan Ramadhan. NU siap mendukung program program Kapolda Sumsel dan jajarannya, ukhuwah wathoniyah (persaudaraan dalam kebangsaan dan kenegaraan). Dipupuk bersama agar supaya NU dan Polri mencapai waktasimubihablillah jamia walatafarroqu,(bertolong tolongan dalam kebaikan). Dan NU terdepan dalam membela NKRI,” tukas Cak Amir. (*)

Teks: rilis
Editor: maya

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait