Polisi Rilis Pelaku Penganiayaan Sadis Istri Pakai Cobek

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Kepolisian Resort (Polres) Banyuasin menggelar Press Release di Mapolres Banyuasin, setelah ditangkapnya SRN (41), pelaku penganiayaan dan percobaan pembunuhan terhadap istrinya. Di Dusun III RT 018 RW 06 Desa Taja Mulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Di hadapan petugas, SRN mengaku, dirinya melakukan hal tersebut terhadap istrinya dilatarbelakangi cemburu. Istrinya bermain mesra dengan lelaki selain dirinya melalui telepon genggam. Diketahui kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa (01/06/21) pukul 21.00 WIB di rumah korban.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi mengatakan, kasus tersebut merupakan percobaan pembunuhan dan atau penganiayaan terhadap istri. Polisi juga mengamankan senjata tajam yang digunakan pelaku.

“Modus pelaku sendiri cemburu, sehingga dia menganiaya, sebagau luapan dari emosi. Akibatnya korban mengalami memar dan luka-luka, dan ini bisa dibilang sadis, karena korban seharian dianiaya oleh si pelaku,” ungkapnya.

Lanjut Imam, percobaan pembunuhan tersebut bisa dilihat dari bekas luka di leher korban. Ditambah lagi rambut di kepala korban dipotong dengan menggunakan gunting secara acak. Dan ada bekas pukulan serta bekas luka bakar di wajah korban akibat sentuhan api rokok.

“Terkait sadisnya perbuatan pelaku terhadap istrinya kami limpahkan pada tim Reskrim Polres Banyuasin untuk turun langsung ketika mendapatkan laporan dari warga. Dan semua nanti akan kita dalami lagi, termasuk juga dengan status pernikahan mereka. Saat ini kita fokus terhadap kasus yang dialami korban. Saat ini korban sudah didampingi dari Perlindungan Perempuan dan Anak,” jelasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M. Ikang Ade Putra menambahkan, selain menyiksa dengan sadis pelaku melakukan perbuat tidak terpuji terhadap istrinya, dengan memasukkan batu ulekan cabe ke tempat sensitif korban.

“Setelah kita lakukan visum dan ternyata benar pelaku dengan sengaja memasukan ulekan cabe tersebut ke dalam alat vital istrinya. Terkait hal tersebut memang benar kita temukan barang bukti tersebut yang mengakibatkan korban harus berjalan dengan cara ngangkang. Pasal yang dikenakan terhadap pelaku terdapat pada pasal 338 Jo 53 tentang percobaan pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara,” tegasnya. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait