Polres Banyuasin Gelar Rilis Akhir Tahun 2020

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin menggelar Press Release akhir tahun di Markas Polres Banyuasin (Mapolres), Senin (21/12/2020).

Pada kegiatan ini Polres Banyuasin mengungkapkan hasil capaian kinerjanya sepanjang tahun 2020.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK di dampingi Wakapolres Banyuasin Kompol Yenni Diarti, Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Muhammad Ikang Ade, Kasat Narkoba Polres Banyuasin AKP Widhi Andika Darma Kasat Lantas AKP Imanuhadi dan jajarannya, mengatakan bahwa Kriminalitas di Kabupaten Banyuasin ada penurunan.

Penurunan ini didasari dari pengungkapan kasus. Pada tahun 2019 Satreskrim Polres Banyuasin berhasil mengungkap 268 kasus, sedangkan tahun 2020 sebanyak 263 kasus. Untuk laporan pun, pada tahun 2019 ada 865 kasus, sedangkan tahun 2020 ada 676 kasus. Ini berarti ada penurunan sekitar 22% Jumlah tindak pidana.

“kita menerima jumlah laporan tahun 2020 yang masuk ada 676 kasus dan yang berhasil diselesaikan ada 483 kasus, sisanya kami masih hutang akan di selasai ditahun depan,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK dihadapan para awak media.

Dikatakan Danny, ditahun 2019 untuk jumlah tahanan dari berbagai jenis kasus, ada 424 tahanan. Kemudian sepanjang tahun 2020 Jumlah tahanan dari berbagai jenis kasus ada 496 tahanan. Ini juga berarti ada sekitar 17 % peningkatan jumlah tahanan.

Secara detail berdasarkan unit kerja Satreskrim pada tahun 2020, Unit Pidana Umum (Pidum) menangani 555 perkara dengan 391 kasus selesai ditangani. Unit Pidana Khusus (Pidsus) tangani 11 perkara dengan 8 kasus selasai ditangani, Pidana Korupsi (Pidkor) 1 Kasus selesai ditangani dan Unit Pelindung Perempuan dan Anak (PPA) menyelasikan 41 dari 53 perkara.

Lanjut dia, bahwa ditahun 2020 untuk Kasus Pencurian dan Pemberatan (Curat) ada 117 tahanan, Pencurian dengan kekerasan (Curas) Ada 38 tahanan, Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) ada 39 tahanan, Pencurian biasa ada 44 Tahanan dan Pengeroyokan ada 19 tahanan.

Kemudian untuk Penganiayaan Ringan (Aniring) 12 tahanan, Penganiayaan Berat (Anirat) 22 tahanan. Kemudian untuk Pembunuhan ada 6 tahanan, Pemerasan 6 tahanan, Penggelapan 32 tahanan, Pengrusakan 1 tahanan, Penipuan 24 tahanan, penggelapan dalam jabatan 3 tahanan, Senpi 15 tahanan, Kejahatan dalam perkawinan/KDRT ada 10 tahanan, Cabul/Zina 4.

“Baru ada kasus persetubuhan terhadap anak sebanyak 15 tahanan dan kasus lainnya ada 43, dan tambahan 8 kasus Karhutla dan 1 kasus korupsi. 1 UU ite sudah selesai,” beber Kapolres Danny.

Selanjutnya untuk kasus narkoba, kembali diungkapkan Danny sebanyak 127 laporan yang telah terbit dan sebanyak itu pula laporan tersebut diselesaikan. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu Ekstraksi sebanyak 5,241 butir, Sabu-Sabu seberat 6242 gram atau 6,2 Kg dan Ganja seberat 2,5 gram. Dari 127 kasus jumlah tahanan ada 152 orang laki-laki dan 4 perempuan

“Ini kinerja yang bisa kami jelaskan sepanjang tahun 2020, Masih banyak perbaikan yg harus kami lakukan, kami butuh dukungan dari semua pihak termasuk Media agar Poles Banyuasin lebih baik lagi kedepan,”tandas dia. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait