Polres Lahat Berhasil Amankan 17 Drigen Berisikan BBM Jenis Solar

SWARNANEWS.CO.ID, LAHAT | Polres Lahat berhasil meringkus pelaku penimbun bahan bakar minyak (bbm) jenis Solar dengan jumlah yang pantastis yakni sekitar 260 liter atau 17 drigen.

Penangkapan pelaku penimbunan minyak dengan dalih untuk dijual kembali tersebut sesuai dengan Pasal 55  dan atau Pasal 53  huruf c dan d  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi yang berbunyi ‘Setiap orang yang menyalahgunakan Niaga BBM yang disubsidi pemerintah’ dan atau ‘Setiap orang yang melakukan penyimpanan dan niaga Minyak bumi tanpa izin’.

Penangkapan yang dipimpin oleh Kanit Pidsus Satreskrim Polres Lahat ini berdasarkan dengan LP/A-52 / IV / 2022 / Sumsel / Res Lahat, tanggal 14 April 2022.

Adapun tersangka KY bin Ibnu Suud (40) seorang petani yang beralamat di Desa Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah Kabupaten Lahat ditangkap di rumahnya di Desa Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah Kabupaten Lahat, pada Kamis (14/04) sekira pukul 18:00 WIB.

Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto,S.IK dalam release nya yang disampaikan oleh Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat Aiptu Lispono,SH menjelaskan bahwa adapun barang bukti yang ditemukan berupa 1 (satu) unit mobil merek mitsubishi Colt diesel warna kuning No.Pol D 8196 FL, 17 (tujuh belas) jerigen (kurang lebih 260 liter) yang berisi BBM Jenis Bio Solar bersubsidi, 29 (dua puluh sembilan) jerigen kosong, 1 (satu) buah selang pelastik panjang 1 meter dan 2 (dua) buah corong minyak.

Dijelaskannya juga, pada Kamis (14/04) sekira pukul  18:00 WIB bertempat didalam rumah tersangka di Desa Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah Kabupaten Lahat petugas Sat Reskrim Polres Lahat mendapati didalam rumah tersangka ada 17 drigen yang berisi BBM jenis solar (bersubsidi) dan diketahui BBM solar tersebut didapat dengan cara membeli di SPBU Tanjung Aur Kikim-Lahat dan mengisi kedalam tangki mobil miliknya.

“Lanjutnya minyak yang ada didalam tangki tersebut disedot dengan menggunakan selang plastik untuk dipindahkan atau dimasukkan kedalam sebuah drigen, setelah itu minyak yang ada didalam drigen tersebut disimpan didalam rumahnya untuk selanjutnya dijual dengan harga Rp. 7.000,- / Liter, selanjutnya barang bukti dan tersangka dibawa ke Polres Lahat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan ditemukannya 2 (dua) alat bukti yang sah selanjutnya, pada hari kamis (14/04) sekira pukul 22:00 WIB bertempat di ruang Unit Pidsus Sat Reskrim Polres Lahat dilakukan penangkapan terhadap tersangka untuk menjalani Proses lebih lanjut  sesuai Hukum yg berlaku,” pungkasnya.

Teks: jumra
Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait