PP OI Alihkan Rute Truck Bermuatan Berat di Jalan Antara Betung Rengas

SWARNANEWS.CO.ID, OGAN ILIR | 16/01/2020/ Demi menanggulangi kerusakan jalan lebih parah antara Desa Rengas dan Betung Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten OI, alihkan rute kendaraan Truck yang melebihi tonase.

Jalan yang baru dibangun terlihat sudah mengelupas disinyalir penyebab kerusakan akibat banyaknya kendaraan bermuatan berat yang melintas dijalan tersebut, hal ini sangat disayangkan oleh warga sekitar.

Perdi selaku warga Desa Rengas mengatakan semenjak jalan tersebut sudah dibangun banyak sekali kendaraan truc yang bermuatan melebihi tonase melintas, padahal sebelumnya kendaraan tersebut tidak pernah terlihat melintas.

“Mobel Mobel bemuatan berat baru galak lewat dari jalan Iko, sebelumnya tak Ado, menbaikolah bakal ancor Pulo jalan Iko,” terang Perdi dengan bahasa Daerahnya.

Banyaknya keluhan masyarakat atas hal diatas Pemuda Pancasila Kabupaten Ogan Ilir yang tergabung dari beberapa Kecamatan yang ada di OI, mengambil inisiatif untuk mengalih rute kendaraan bermuatan tersebut.

Atas dasar itulah organisasi Pemuda Pancasila mengambil tindakan, hal tersebut disampaikan oleh Dikin selaku Sekretaris PAC Organisaai PP Kecamatan Payaraman.

“Kami selaku organisasi masyarakat akan mengambil tindakan, atas keluhan dari warga Desa sekitar karena tidak mudah membangun jalan, kalau jalan itu hancur akibat Truck Truck nakal yang rugi kita semua selaku pengguna jalan juga,” Ungkap Dikin.

Menanggapi aksi yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila, Kades Desa Betung Hendra Budianto mengatakan bahwa itu adalah hak masyarakat, selagi tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku sah sah saja.

“Hak masyarakatlah melakukan aksi tersebut hanya saja jangan bertindak anarkis, untuk itu saya akan berkoordinasi dengan Kades Kades sekitar,” jelas Kades hen sapaan akrabnya.

Terpisah Kades Desa Rengas I Ilham berpendapat hampir sama dengan Kades Betung.”saya serba salah, satu sisi kasihan dengan sopir Truck namun disisi lain masyarakat mengeluhkan kondisi jalan yang hancur, padahal jalan itu baru saja dibangun,” pungkas Jhon panggilan kesehariannya.

Teks : Eric
Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait