Prahara Karang Taruna Lubuklinggau Tak Kunjung Reda, TKD Ditunda

SAWARNANEWS.CO.ID, LUBUKLINGGAU | Buntut prahara tak kunjung reda akhirnya Temu Karya Daerah (TKD) III Karang Taruna Lubuklinggau akhirnya ditunda. Tidak hanya itu menurut Almeidy Sastra Dikrama alias Midun, Rabu, 23/12/2020, hasil Pleno Karang Taruna memecat Roy Martin dan Sri Frades sebagai pengurus.

Sesuai agenda yang telah ditetapkan panitia pelaksana, Temu Karya Daerah III Karang Taruna Lubuklinggau tetap berlangsung. Bertempat di Smart Hotel Kubuklinggau, Rabu, 23/12/2020, sekira pukul 14.30. WIB

TKD III KT Lubuklinggau mengusung tema “ Mewujudkan TKD Karang Taruna yang Berkualitas dan Bermartabat dihadiri oleh Ketua DPRD Lubuklinggau H.Rodi Wijaya, SE, M.Si, Sekretaris Dispora Zoem Rakembang, SE, Camat, pengurus Karang Taruna Kota Lubuklinggau dan Ketua serta Sekrstaris KT di 8 Kecammatan, Tokoh Pemuda dan OKP serta Ormas Pemuda Pancasia.

Sedianya agenda acara TKD yang telah direncanakan rampung hingga tuntas sampai proses pemilihan ketua tetapi setelah dilakukan musyawarah antara panitia dan unsur ketua kecamatan, akhirnya diputuskan agenda kegiatan TKD dipending sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Prahara dan kemelut yang menimpa Organisasi Kepemudaan yang sangat mengakar bagi anak muda kali ini tidak lain karena isu perpecahan diantara pengurus Karang Taruna Lubuklinggau yang membelah menjadi dua kubu.

Kubu status quo Almeidy Sastra Dikrama,dkk yang hingga saat ini masih menjabat sebagai Ketua Aktif dan dilain pihak Kubu Roy Martin, Sri Frades yang menjabat sebagai Sekretaris dan Ketua Harian.

Hal ini terkonfirmasi saat Ketua Karang Taruna Almeidy Sastra Dikrama yang akrab disapa midun melakukan Press Confrence dengan beberapa awak media.


“Hasil keputusannya TKD Karang Taruna ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan karena ada beberapa hal yang harus kita jalani sesuai aturan, dan jangan sampai ada perpecahan diantara Pemuda Lubuklinggau”, ungkap Midun.

Maka lanjutnya, diambil keputusan dalam rapat pleno bersama pengurus, panitia yang ditanda tangani juga ketua di 8 kecamatan. Hal ini merujuk surat yang masuk dari Karang Taruna Provinsi pada tanggal 21 Desember 2020 yaitu Surat Rekomendasi tentang TKD Karang Taruna Lubuklinggau tahun 2020 yang isinya ada 4 poin rekomendasi :
Menunda pelaksanaanTKD Karang Taruna Lubuklinggau 2020 sampai batas waktu yg belum ditentukan. Pengurus Karang Taruna Lubuklinggau agar segera membentuk ulang panitia TKD melalui Rapat Pleno Pengurus serta ditandatangani Ketua dan Sekretaris sebelum tanggal 31 Desember 2020.
Pengurus KT Lubuklinggau untuk melaksanakan TKD sesuai dengan Permensos Nomor 25 tahun 2019 dan AD/ART Karang Taruna hasil TKN VIII di Bogor
Pengurus Karang Taruna Lubuklinggau untuk selanjutnya melakukan koordinasi dan melaporkan hasil pelaksanaan rekomendasi kepada pengurus Karang Taruna Provinsi Sumsel.

Dikatakan Midun, bahwa pihaknya sudah berusaha lakukan rekonsiliasi dengan Roy Martin dkk, tetapi pihak Roy meminta untuk mengkocok ulang 8 ketua kecamatan.

“Tentu tidak bisa Kami penuhi karna itu sudah menyalahi aturan organisasi yang berlaku dimana proses pemilihan Ketua Kecamatan itu sudah sesuai mekanisme AD/ART organisasi dipilih oleh Karang Taruna Kelurahan dan di SK kan Camat masing-masing”, tutur Midun.

Kemudian lanjutnya, pada 22 Desember 2020 malam, Midun dkk mengundang Roy Martin dkkk untuk rapat pleno membahas apa yang direkomendasikan Provinsi yaitu pembentukan ulang kepanitiaan TKD. Namun pihak Roy Martin tidak datang juga sehingga rapat pleno malam itu memutuskan TKD tetap dilaksanakan 23 Desember.

“Atas keputusan Pleno pada 22 Desember 2020 itu, agenda TKD tetap berlangsung hari ini. Namun setelah kita lakukan pembukaan TKD III, setelah itu dilanjutkan rapat pleno pengurus yang melibatkan panitia dan 8 pengurus kecamatan yang semua ditandatangani memutuskan;
menunda TKD sampai batas waktu yang belum ditentukan sesuai rekomendasi Karang Taruna Provinsi Sumsel dan Memecat saudara Roy Martin dan Sri Frades dari Kepengurusan Karang Taruna Lubuklinggau periode 2015-2020”, papar Midun seraya mengakhiri wawancara dengan awak media.

Teks : Rehanudin Akil
Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait