Rugikan Negara Rp 413 Juta, Mantan Kades Saung Dadi Dituntut 5 Tahun Penjara

SWARNANEWS.CO.ID, MARTAPURA | Sidang putusan atas terdakwa Selamet Riyadi Bin Hadi Suprapto dengan kasus Tindak Pidana Korupsi, telah menemukan titik akhir dalam persidangan. Dan dinyatakan bersalah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dengan dakwaan subsidair melanggar pasal 3 Jo pasal 18 Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah di ubah dengan Undang-Undang Nomor 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 64 ayat ( 1) KUHPidana.

Selamet Riyadi Bin Hadi Suprapto dijatuhi Hukuman oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pidana penjara selama 5 (Lima) Tahun dikurangi dengan masa penahanan Terdakwa. Sementara dengan perintah agar Terdakwa tetap berada dalam Tahanan.

Kepala Kejaksaan Negeri Oku Timur Dr. Akmal Kodrat SH.MHum melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Aci Jaya Saputra, SH. selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan menjelaskan, bahwasanya Selamet Riyadi Bin Hadi Suprapto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Desa Saung Dadi, Kecamatan Bp.Peliung,Kabupaten Oku Timur, benar telah melakukan perbuatan melanggar hukum atas Tindak Pidana Korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp. 413.780.000,00 (Empat ratus tiga belas juta tujuh ratus delapan puluh ribu rupiah) ” Terdakwa telah dijatuhi hukuman pidana selama 5 Tahun dikurangi selama masa penahanan terdakwa sementara dan pidana denda terhadap Terdakwa sejumlah Rp 50.000.000,00. (Lima puluh juta rupiah) subsidair 6 (enam) Bulan kurungan” jelas Aci

Aci Jaya Saputra,SH. menambahkan, terdakwa Selamet Riyadi Bin Hadi Suprapto dinyatakan bersalah dengan barang bukti sebanyak 42 poin, yang pidana ini dibacakan dan diserahkan dimuka Persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang dalam sidang pada hari Kamis tanggal 05 November 2020. “Terdakwa diberi hukuman membayar uang pengganti kerugian Negara sejumlah Rp. 413.780.000,00 (Empat ratus tiga belas juta tujuh ratus delapan puluh ribu rupiah) dan jika terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 (satu) bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan” pungkasnya. (*)

Teks: fedyan
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait