Sediakan Jembatan Alternatif, Solusi Jembatan Lubuk Batang Amblas

SWARNANEWS.CO, ID, PALEMBANG | Kurang lebih sudah satu Minggu dari kejadian longsor jembatan terletak di Desa Aman, Kec Lubuk Batang Lama, Kab OKU. Saat ini Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel telah membuat jembatan Alternatif kurang lebih 350 meter yang melintasi sungai kecil.

Jembatan alternatif itu akan dilalui kendaraan roda dua dan empat dengan kapasitas muatan kecil. Sehingga pengendara tidak melintasi jembatan yang amblas. Mudah-mudahan pengerjaan dua Minggu bakal selesai dan diperkirakan paling lama satu bulan untuk pembuatan jembatan darurat.

Kepala Dinas PUBM-TR Pemprov Sumsel,
Darma Budhy mengatakan, penanganan jembatan, saat ini sudah memasuki hari keempat dalam pemancangan pemasangan tiang untuk pembuatan jembatan darurat.

“Ada dua pilihan yang bisa dilalui saat ini, yaitu melalui jalan alternatif dan jembatan darurat apabila telah selesai. Tapi untuk kendaraan bertonase berat seperti sawit, semen tidak bisa di fasilitasi,” jelasnya, Senin (2/11/2020).

” Insyaallah, tidak ada kendala untuk mobilisasi masyarakat, baik desa Lubuk Batang maupun sekitar Baturaja menuju peninjauan,” tambahnya.

Kemudian, kapasitas tonase kendaraan yang boleh melewati jembatan provinsi itu dibatasi maksimal 8 ton, namun kebanyakan rata-rata muatan kendaraan melebihi tonase 15 – 20 ton.

“Penyebabnya, memang sudah berlarut-larut, di lihat umur Jembatan, setelah kondisi jalan bagus banyak kendaraan yang melebihi tonase melintas dan itu pasti menyebabkan tekanan terhadap over Jembatan yang dibangun tahun 1952,” ujarnya.

Untuk jembatan utama, tambah Budhi
nantinya bakal di programkan tahun 2021. Kemungkinan sesuai proses lelang, pengesahan APBD itu bakal diperkirakan tanda tangan kontrak dibulan Maret-April sebagai pergantian Jembatan secara permanen.

“Diharapkan, Jembatan darurat ini nantinya bisa berfungsi sampai bulan November 2021 setelah sampai Jembatan permanen selesai,” tandasnya.

Teks : Iwan
Editor : Asri

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait