Sektor Pertanian Makin Kinclong di Tengah Pandemi

SWARNANEWS. CO. ID-Siapa bilang tidak ada sektor mampu bangkit di tengan pandemi Covid saat ini. Selain pariwisata kini mulai digaungkan seksi banyak pihak. Sektor pertanian tampak makin kinclong kian menguatkan perekonomian menyumbang PDP tidak sedikit dibandingkan sektor lain.

Hal ini diuangkapkan oleh Ketua DPN Pemuda Tani Rina Saadah salah satu pembicara Diskusi Publik Duta Pertanian Sumsel bersama Pemuda Tani Sumsel. Mengungkapkan bahwa kontribusi sektor pertanian tidak sedikit. Selain liding sektor ini cukup luas. Mulai yang dianggap remeh temeh berkebun di pekarangan. Juga mampu menembus angka luar biasa seksi berkontribusi pada PDB.

Kondisi inilah ditindaklanjuti Ikatan Duta Pertanian Sumsel bersama Pemuda Tani HKTI Sumsel menyelenggarakan diskusi Peran petani milenial dalam pembangunan pertanian untuk meningkatkan perekonomian di tengah masa pandemi covid-19 bertepatan di Hotel The Alts Palembang (29/5/2021) guna mengangkat akar masalah dan mendongkrak potensi sektor pertanian semakin unggul kedepan.

Diskusi ini diinisiasi untuk mengajak kaum milenial melihat peluang sektor pertanian di tengah krisis pendemi covid-19.

Saat ini Dampak pandemi covid 19 sangat berimbas pada semua sektor ekonomi.

Namun luar biasanya Pertanian ini menjadi sektor yang tumbuh Positif di tengah Covid-19. Dan sektor pertanian terbukti mampu menyelamatkan  ekonomi negara dari jurang krisis yang lebih parah.

Disampaikan Ketua Duta Pertanian Sumsel Gusti, ba saat ini adalah momentum dan peluang bagi tepat untuk mengajak anak muda beralih ke sektor pertanian, tapi bukan hanya bercocok tanam seperti biasa harus menjadi petani yang berjiwa enterprenuership agar ada nilah tambah bagi petani tersebut.

Namun untuk menarik minat generasi milenial perlu dilakukan dengan secara nyata atau konkret, bukan hanya sekadar imbauan atau ajakan saja.

“Untuk itu kita harus menghadirkan role model yang telah berhasil, sehingga lebih mudah mengajak milenial terjun ke bidang pertanian, siapa role model itu? Yah pemuda tani hkti sumsel dan duta pertanian sumsel harus menjadi jawaban itu. Dan juga pemerintah diharapkan harus mendukung penuh.”ungkapnya.

Ditambahkan oleh Perwakilan Ormas CPI sebagai peserta diskusi publik mengakui. Ia mengusulkan suatu Perda Inisiatif DPRD terkait pendidikan pertanian dengan adanya regulasi melalui Peraturan Daerah maka akan menjadi momentum bagi DPRD Sumsel sebagai pionir menciptakan petani-petani handal. Karena untuk menjadi petani milenial perlu suatu regulasi yang mengatur bukan hanya sebatas diatur di dalam kebijakan kepala Daerah, khawatirnya ganti kepala daerah ganti lagi kebijakan”.

Asgianto Ketua Komisi II DPRD Sumsel sebagai narasumber yang hadir memberikan tanggapan dan menyatakan sepakat dengan hal itu dan memang sudah mengusulkan untuk dibuat perda inisiatif terkait pendidikan pertanian tetapi masih terkendala belum sepakat dari anggota Dprd yang lain untuk membuat Perda Inisiatif. Saat ini supaya tidak ada kekosongan baru di dorong melalui 1000 penyuluh pertanian di Sumsel dan akan ditambah 400.(*)

Teks/Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait