Sempat Beda Pendapat, Warga Akhirnya Menyetujui Pemerintah Ambil Alih Pembangunan

SWARNANEWS.CO.ID.LAHAT I Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat dalam hal ini Bupati Lahat Cik Ujang,SH kembali bersilaturahmi dan menyamakan pendapat tentang pembangunan kembali atau rekontruksi rumah korban kebakaran di Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Lahat, Kamis (17/12).

Dalam kesempatan ini, Pemda Lahat akan memberikan bantuan berupa uang kepada keluarga atau korban sebanyak 40 juta rupiah, dimana bantuan tersebut akan diberikan berupa tabungan selanjutnya akan ditransfer ke toko sehingga masyarakat menerima bahan bangunan untuk membangun kembali rumah mereka.

Kepala Dinas PRKPP Limra Naupan,ST.,MT selaku tim tekhnis menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini masih sabar menunggu pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua masyarakat kelurahan pasar bawah yang menjadi korban kebakaran kemarin, pemerintah akan memberikan bantuan berupa uang sebesar 40 juta dan semen sebanyak 50 sack,” bener nya.

Ditengah-tengah masyarakat kelurahan Pasar Bawah, Bupati Lahat Cik Ujang,SH menyampaikan dirinya mengajak SKPD terkait untuk bermusyawarah kembali kepada masyarakat agar pembangunan yang akan dilakukan benar-benar disetujui oleh masyarakat sehingga tidak menimbulkan konflik dikemudian hari.

“Setelah beberapa kali dilakukan musyawarah maka diputuskan untuk pembangunan dilakukan oleh masyarakat sendiri dengan rincian bantuan dana sebesar 40 juta dan semen 40 sack, pembangunan inipun dibawah pengawasan pihak Dinas PRKPP” jelas Cik Ujang.

Disampaikannya juga bahwa, uang tersebut tidak berbentuk tunai, melainkan langsung ditransfer ke bahan bangunan sehingga masyarakat menerima bahan. “Jadi masyarakat menerima bahan dan uang untuk membayar upah tukang,” bebernya.

Dirinya juga berharap, pada pelaksanaan nya nanti, jangan sampai patok yang telah dipasang untuk jalan, jangan digeser atau dipindahkan.

mendengar pernyataan dari pemerintah bahwa pembangunan akan dilakukan oleh warga sendiri, mendapat kritik dan saran warga.

Disini terjadi perbedaan pendapat antara pemerintah dan warga, dimana Pemerintah memberikan bantuan untuk pembangunan rumah, sedangkan warga meminta kepada pemerintah agar membangun atau merekonstruksi kembali rumah mereka dan nantinya mereka terima kunci, bukan membangun sendiri.

Mendapat kritik dan saran tersebut, Cik Ujang memberikan pernyataan bahwa pemerintah akan siap membangun rumah mereka yang hangus terbakar, dengan catatan rumah dibangun tipe 36, dan apabila ada tanah yang tergeser untuk pelebaran jalan sang pemilik tidak marah.

“Jika itu permintaan kalian, maka kami siap, namun jangan ada upat setelah pembangunan selesai, seperti ada tanah terpakai untuk jalan dan sebagainya, sutuju tidak.?” tanya Cik Ujang.

“Setuju,” jawab warga serentak diiringi tepuk tangan.

Sementara itu, Sulhayat, salah satu warga yang menjadi korban kebakaran menyampaikan bahwa ia tidak perduli berapa dana yang akan diberikan namun yang penting adalah bagaimana bisa tinggal dan tidur nyenyak.

“Kami serahkan kepada pemerintah, kami terima kunci saja, mau tipe 36 atau berapa yang penting ada tempat istirahat dan tidur bagi kami,” sampainya.

Hadir dikegiatan ini, Anggota DPRD Kabupaten Lahat Dapil Kota Lahat, Kepala BPBD, Kepala Dinas PU Bina Marga, Kepala Dinas PRKPP, Inspektorat, Camat Kota Lahat, Lurah Pasar Bawah dan warga yang menjadi korban kebakaran.

Teks: Jumra

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait