SMPM 1 Palembang Terima Mahasiswa PPL dari FAI UM Palembang

Taufiq Hidayat:  Sains dan Tahfiz Jadi Program Unggulan

SWARNANEWS.CO.ID PALEMBANG I  SMP Muhammadiyah 1 Palembang menerima puluhan mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) yang akan menjalani Program Pengalaman Lapangan (PPL) selama dua bulan terhitung sejak 2 Agustus 2022 sampai dengan 2 Oktober 2022.

Serah terima mahasiswa PPL tersebut dilakukan oleh Dosen Pembimbing Sri Yanti S.Pd, MPd mewakili Dekan FAI Dr. Burmansyah Ariadi, M.Hum diterima langsung oleh Kepsek SMPM 1 Palembang   Taufiq Hidayat.S.Ag di sekolah yang dipimpinnya di kawasan Bukit Kecil Palembang, Selasa (2/8/2022).

Hadir pada momen tersebut Waka Kurikulum  Tri Fitriyanti, SE, Waka Ismuba Suwaibatul Aslamia, SPdI dan puluhan mahasiswa serta undangan lainnya.

Puluhan mahasiswa PPL tersebut yakni  Ceki Purnomo Aji, Septiana Marta Winata,  Meriyani Rahayu, Amar Ramadhan,  Natsha Adela, Evi Ulandari, Nanang Ardiansyah, Khotimah, Mardalena,  Fatmah Ashari, Ronia, Ria Maulana, Aulia Pebrian dan Epi Mega Saputri.

Dosen Pembimbing Sri Yanti S.Pd, M.Pd yang juga pengampu Mata Kuliah Penelitian ini dalam kata penyerahannya mengharapkan agar pihak sekolah dan guru pamong dapat membimbing, mengarahkan para mahasiswa dalam menjalankan PPL sehingga memperoleh ilmu dan keterampilan ketika mereka mengemban profesi guru di masa mendatang.

“Mereka secara keilmuan memang sudah mendapatkan pendidikan di program studi tetapi secara pengalaman di lapangan baru saat inilah mereka lakukan,” ujar wanita yang juga aktif dalam berbagai kegiatan tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tersebut.

 

 

 Dosen Pembimbing PPL, Sri Yanti S.Pd. M.Pd saat serah terima mahasiswa PPL kepada Kepala SMPM 1 Palembang Taufiq Hidayat, SAg.

Taufiq Hidayat selaku kepala sekolah dalam sambutan penerimaannya menyambut baik kedatangan para mahasiswa PPL yang praktik di sekolahnya. Dia mengharapkan mahasiswa dapat serius menjalani kegiatan PPL tersebut.

Anggaplah sekolah ini sebagai lembaga pendidikan sendiri. Apapun berkaitan dengan kebersihan dan ketertiban sekolah mari kita sama-sama menjaganya, ujar pria yang pernah mengajar di berbagai SMP di Palembang ini.

Saat diwawancarai Swarnanews di sela serah terima mahasiswa, PP  Taufiq mengaku menjadi kepala sekolah sejak tahun 2000. Sebelum menjabat  sebagai kepala sekolah di lembaga pendidkan  tersebut dia  mengajar di SMPN 1 dan  SMPN 5 Palembang. Namun dalam struktur kepegawaian dirinya bukan Aparat Sipil Negara (ASN) akan tetapi pegawai tetap  di Persyarikatan Muhammadiyah.

Sejak memimpin sekolah ini hal menarik yang dia wujudkan ada kelas reguler, sains dan tahfiz. Sedangkan hal yang membedakan masing-masing kelas tersebut yakni: Kelas Reguler pembelajarannyab  seperti biasa tak ada penambahan. Sedangkan  kalau  kelas sains ada penambahan IPA, Bahasa Inggris dan Matematika. Di sisi lain untuk Kelas Tahfiz  ada penambahan hafalan alquran  6 jam selama seminggu.

Mengenai jumlah siswanya yang reguler kelas standar jumlah siswanya 35 oarang. Karena tak terpenuhi jumlahnya maka yang reguler jumlahnya 25 dan kelas sains maupun tahfiz juga sama berdasarkan jumlah siswa yang masuk sekolah ini. Untuk menetapkan sains kemampuan Matematika dan  Bahasa Inggris harus lebih tinggi dibandingkan siswa lainnya. Sedangkan untuk kelas tahfiz selain mereka memiliki kemampuan kognitif juga lancar membaca alquran.

 

 

Para mahasiswa peserta PPL dosen pembimbing dan kepala SMPM 1 Palembang foto bersama.

Untuk mementukan mereka masuk kelas  sains dan tahfis  dialakukan seleksi oleh pihak  sekolah.  Kalau dari kelas  7 dilihat dari nilai rapor dan tes tertulis.

Saat naik ke kelas   8 dan 9 diseleksi melalui  nilai rapor dan ekomendasi dari guru yang mengajar baik untuk kelas sains maupun tahfiz. Sedangkan jumlah siswanya  terbatas agar  guru lebih mudah dalam memberikan pembelajaran. Sedangkan para guru tahfiz berasal dari ma’had di lingkungan PW Muhammadiyah.

Melalui pembagian kelas khusus tersebut diharapkan lulusan SMP M 1 Palembang benar-benar memiliki keahlian khusus yang mereka minati untuk lebih fokus saat menempuh ke jenjang pendidikan berikutnya.

Teks/Foto: Sri Yanti, S.Pd, M.Pd

Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait