SP2020, Warga Bisa Sensus Sendiri Dengan Sistem Online

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Badan Pusat Statistik pada tahun 2020 mendatang akan menggelar hajatan besar yakni sensus penduduk 2020 (SP2020).

Sensus tahun depan merupakan sensus penduduk yang ketujuh dilakukan oleh BPS. SP 2020 merupakan sensus menuju satu data kependudukan Indonesia. Sebab selama ini sering ada perbedaan anatara data yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan data yang tercatat di BPS. Makanya sensus tahun depan akan menjadikan satu, jadi tidak ada lagi perbedaan data kependudukan.

Kepala Biro Humas dan Hukum BPS RI, Endang Retno Sri Subiyandani

Menurut Kepala Biro Humas dan Hukum BPS RI, Endang Retno Sri Subiyandani mengungkapkan, SP 2020 akan menggabungkan antara data Dukcapil dengan data ril yang ada di lapangan, sehingga nanti diharapkan tidak ada lagi data kependudukan yang berbeda.

“SP2020 akan menggunakan metode kombinasi yakni menggabungkan antara metode tradisional dengan metode registrasi,” kata Endang saat menjadi pembicara di acara workshop wartawan dengan tema peran serta aktif waryawan dalam menyukseskan sensus penduduk 2020.

Menurutnya, SP2020 akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan dengan sistem online, dimulai pada 15 Februari sampai 31 Maret 2020. “Tahapan online ini, seriap masyarakat bisa mendaftarkan sendiri atau sensus sendiri semua anggota keluarganya dengan sistem online di situs resmi BPS,” jelasnya.

Setelah sistem online, baru pada 1-31 Juli akan dilaksanakan sensus penduduk dengan cara wawancara dari rumah ke rumah. “Kami jamin tidak akan ada penduduk yang di sensus 2 kali, sebab akan dilakukan pemilahan, setiap warga yang sudah sensua online tidak akan di sensus dengan cara wawancara, karena sudah di beri tanda,” terang dia. (*)

Teks: ilham
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait