Sri Kustina Kukuhkan Duta Cegah Stunting

SWARNANEWS.CO.ID, PALI | Pengukuhan Duta Cegah Stunting tim penggerak PKK TK Kecamatan se Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) oleh Ir H Sri Kustina istiri Bupati PALI,pengukuhan berlangsung di gedung Serba Guna Talang Ubi.

Dihadiri oleh Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM,Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD,Camat,Lurah tamu undangan lainya.

Ir H Sri Kustina selaku ketua TP.PKK Kabupaten PALI mengatakan sangat berat untuk megurangi bahkan menghilangkan kasus stunting.

“Tugas kita cukup berat sebagai duta cegah stunting untuk mengurangi bahkan menghilangkan kasus stunting di PALI. Nantinya, duta cegah stunting tingkat kecamatan bisa diteruskan ke tingkat desa,” ujarnya.

Adapun pencegahan kasus stunting yang dijabarkan Hj Sri Kustina bahwa melalui program PKK sudah berjalan sejak lama, yakni pada Posyandu remaja melalui TTD dan pola asuh anak mulai dalam kandungan. Ada lagi BKB atau Bina Keluarga Balita, pembinaan guru PAUD, hatinya PKK, menu serba ikan, B2SA, rumah sehat dan layak huni.

“Juga ada program UP2K untuk meningkatkan penghasilan keluarga yang nantinya bisa memperbaiki asupan gizi bagi keluarganya. Dalam hal ini PKK sebagai mitra pemerintah harus mampu berpartisipasi dalam menunjang program-program pemerintah termasuk cegah stunting,” jelas Ketua TP.PKK PALI.

Sementara itu, Bupati PALI H Heri Amalindo mengaku bahwa mencegah stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah,dengan adanya duta stunting dapat membantu pemerintah dan bisa memberikan contoh yang baik.

“Melalui TP.PKK salah satunya, peranannya sangat dibutuhkan karena PKK langsung bersentuhan dengan masyarakat. Selain itu, yang paling berperan adalah para orangtua yang setiap hari mengetahui perkembangan dan pertumbuhan anak. Orangtua harus memperhatikan asupan gizi. Melengkapi gizi tidak harus mahal. Jangan kita bisa merokok setiap hari sementara kebutuhan makan anak kita tidak diperhatikan,Kita harus berbuat, seperti memelihara ikan, bertanaman sayuran atau toga, memelihara ikan agar kita menjadi contoh warga lainnya supaya warga meniru. Setelah itu hasilnya minimal bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarganya,” harap Bupati.

Teks : Sangkut
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait