Tak Hanya Ancol, Pulau Kemaro Bakal Disulap Layaknya Nami Island Korea Selatan

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Keindahan Pulau Kemaro ternyata menarik investor untuk mengembangkan usahanya di bidang pariwisata. Pemerintah Kota Palembang berencana menjadikan destinasi wisata air di sana. Dan bakal menggabungkan konsep alam dan budaya, serta mengadopsi Nami Island seperti Korea atau Bandar Sriwijaya.

Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) menyambut baik setiap investor yang berminat mengembangkan Pulau Kemaro menjadi destinasi wisata air di Kota Palembang. Selain Ancol, ada juga konsep Nami Island seperti Korea atau Bandar Sriwijaya.

“Tapi meski dikembangkan bagaimanapun, kita tetap ingin ciri khas budaya tetap dipertahankan,” kata wako usai rapat terbatas di Rumah Dinas Walikota Jalan Tasik, Selasa (2/3/2021).

Tim Ahli PT Prana Bumi Lestari Benny Herlambang mengatakan, tertarik untuk mengembangkan Bandar Sriwijaya di Pulau Kemaro.

“Kita ingin membantu Pemkot Palembang mengembangkan wisata Pulau Kemaro. Konsepnya Bandar Sriwijaya. Dimana nanti wisata di sini lebih mengutamakan mengembangkan ekosistem dan budaya,” katanya.

Benny mengatakan, diambil konsep Bandar Sriwijaya karena sasaranya bisa menarik wisatawan asing. “Kerajaan Sriwijaya ini kan sudah dikenal sampai ke dunia internasional. Jadi akan lebih mudah m untuk mempromosikan wisata kita,” katanya.

Jadi nantinya, lanjut Benny, di Pulau Kemaro akan dibangun ekosistem alam dipadukan dengan wisata budaya yang mengusung tema Sriwijaya. “Seperti Taman Mini, kita akan hadirkan budaya Sriwijaya dalam bentuk wisata,” katanya.

Benny mengungkapkan, untuk mengembangkan Bandar Sriwijaya ini dibutuhkan investasi sekitar Rp 200 miliar.

“Untuk tahap awal nanti dibuat tempat makan dulu. Setelah itu bertahap ya, butuh waktu sekitar dua tahun untuk menyempurnakannya. Setelah paparan ini, kita akan kejar MOU dengan Pemkot,” katanya. (*)

Teks: rilis
Editor: maya

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait