Tanahnya Diduga Diklaim Masuk Wilayah Mulya Guna, Warga Desa Benawa Protes Penentuan Batas Wilayah

SWARNANEWS.CO.ID, KAYUAGUNG  |Kehadiran tim validasi batas yang terdiri atas Drs. Halimran yang  juga Kasi Pemerintahan Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Gito dari Desa   Mulya Guna dan  Mulyadi tim PPB Kabupaten OKI  ke lokasi tanah, pada Rabu (18/2/2021) lalu menimbulkan protes dan keberatan dari Warga Desa Benawa.

Sebab berdasarkan peta wilayah yang dikeluarkan oleh Pemkab OKI dan lokasi yang dilakukan pengukuran oleh tim tersebut, tanah wilayah Desa Benawa sebagian besar diklaim masuk ke wilayah Desa Mulya Guna.

 

 

 

Peta Wilayah yang memperlihatkan posisi Desa Benawa dan Desa Mulya Guna atau Bunut

Salahudin Fikri atau yang lebih dikenal dengan panggilan  Ladin, warga Desa Benawa yang ikut hadir dalam penentuan validasi titik wilayah tersebut didampingi Asmawi dan Mukhsin warga yang sama protes terhadap  terhadap tim yang melakukan pengukuran tersebut karena lokasi tanah yang diukur masuk wilayah Desa Benawa tapi dalam pengukuran diklaim masuk wilayah Desa Mulya Guna.

“Kita protes dan keberatan dengan apa yang dilakukan oleh tim validasi tersebut. Sebab tanah yang diukur dan diklaim masuk wilayah Desa Mulya Guna tersebut sebenarnya wilayah Desa Benawa,” ujar Ladin kepada Swarnanews di Desa Benawa Kecamatan Teluk Gelam OKI, Rabu (3/3/2021).

Aladin menambahkan, pihaknya akan terus mengajukan keberatan atas pengukuran yang dilakukan oleh tim validasi tersebut karena tanah yang diukur memang masuk Desa Benawa sejak dulu. Apa yang diutarakan oleh Aladin juga dibenarkan oleh warga desa lainnya.

Mereka juga mengoreksi peta yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten OKI, dari gambar peta yang terlihat jika dihitung luasannya bisa mencapai ratusan hektar tanah wilayah Desa Benawa yang diklaim masuk ke wilayah Desa Mulya Guna.

Senada dengan Aladin, Kades  Benawa Munadi, SH juga menyanggah kebenaran peta batas wilayah tersebut. Menurut Munadi batas-batas peta tersebut tidak akurat.

 

Salahudin Fikri atau Aladin tokoh muda warga Desa Benawa Kecamatan Teluk Gelam OKI.

Apalagi menurut Aladin yang menyaksikan pengukuran tim menarik dari ordinat 24 ke ordinat 24, panjang bentang wilayah yang ditarik oleh tim validasi itu bisa mencapai ratusan hektar tanah wilayah Desa Benawa yang masuk ke Desa Mulya Guna.

Menyikapi hal itu warga Benawa akan mendesak pihak Pemkab OKI untuk meninjau ulang penentuan batas wilayah Desa Benawa dan Mulya Guna tersebut agar jangan sampai menimbulkan konflik bagi warga dua desa tersebut.

“Masalah batas wilayah dan kepemilikan tanah sangat sensitive. Sebab menyangkut hajat hidup warga yang bersangkutan. Oleh karena itu kami meminta semua pihak mulai dari Kades Mulya Guna, Camat Teluk Gelam hingga Pemkab OKI agar meninjau ulang masalah ini,” tegas Aladin.

Swarnanews berusaha mengkonfirmasi permasalahan tersebut ke Camat Teluk Gelam, Safaruddin.  Begitu juga  ke Kades Mulya Guna Rahman. Hingga berita ini terbit keduanya belum berhasil dihubungi.

Teks/Editor: Tim

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait