Terkuak Dugaan, 210 Kades Dilantik Dimintai Uang Pelantikan Masing-masing Rp 5 Juta

SWARNANEWS.CO.ID, OKUT | Sebanyak 210 Kepala Desa yang baru terpilih dalam pilkades yang digelar beberapa waktu lalu, telah selesai dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Pelantikan digelar di tujuh zona selama empat hari dan langsung dilakukan oleh Bupati OKU Timur H, Lanosin Hamzah, ST. Namun, masih ada 12 desa lain yang menunggu keputusan, dikarenakan masih sengketa. Sehingga semestinya ada 222 kades yang dilantik.

Namun pelantikan Kades yang dilakukan di tujuh zona selama empat hari tersebut, masih menyisakan masalah. Pasalnya beredar dugaan, jika setiap Kades yang dilantik dimintai sejumlah uang untuk menggelar pelantikan di zona masing-masing.

Informasi yang diperoleh media ini, sebanyak 210 Kepala Desa yang telah selesai dilantik itu harus mengeluarkan uang sejumlah Rp5 juta. Dugaan itu mencuat sejak hari pertama pelantikan di zona satu.

Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah ST saat dikonfirmasi awak media pada pelantikan di zona satu, terkait pungutan tersebut menyatakan, dirinya tidak membenarkan jika ada pungutan yang dilakukan oleh panita kecamatan. “Jika memang ada temuan di lapangan yang melakukan pungutan kepada setiap kepala desa yang akan dilantik, segera laporkan ke saya,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) H, Rusman saat dikonfirmasi via WhatsApp, dirinya mengelak adanya isu yang menyatakan pungutan kepada setiap kepala desa sebesar Rp5 juta tersebut. Bahkan dirinya melempar bola panas kepada setiap camat yang menggelar pelantikan di masing-masing kecamatan.

“Silahkan konfirmasi saja kepada camat masing-masing, yang mana ada kepala desa yang menyatakan ada pungutan biaya tersebut,” kata Rusman.

Salah satu kades terpilih 2021 yang enggan disebutkan namanya membenarkan, bahwasanya telah dilakukan pungutan terhadap para kades terpilih yang besarannya Rp5 juta. “Benar saya ngasih Rp5 juta,” tegasnya (*)

Teks: fedyan
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait