Tindak Pidana Narkoba dan Perjudian di Muaraenim Meningkat

SWARNANEWS.CO.ID , MUARAENIM Jumlah gangguan Kamtibmas di wilayah Polres Muaraenim untuk kasus tindak pidana pada tahun 2017 mengalami penurunan bila dibandingkan pada tahun 2016.

Namun khusus tindak pidana narkoba dan perjudian mengalami peningkatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan di dalam press release akhir tahun 2017 di aula Mapolres Muaraenim, Minggu (31/12/2017).

Menurut Kapolres, secara umum jumlah tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Muaraenim (Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten PALI) mengalami penurunan dari 857 kasus pada tahun 2016 menjadi 732 kasus pada tahun 2017, berarti ada penurunan 125 kasus atau 14,58 persen.

Penurunan tersebut pada Curat 34 persen, Curas 31 persen, Pemerasan 38 persen dan Sajam 29 persen.

Namun ada beberapa tindak pidana yang mengalami kenaikan, kata Kapolres, seperti pada perjudian naik 53 persen dan lain-lain 5,1 persen.Untuk perjudian banyak dilakukan di daerah perdesaan.Kemudian tindak pidana narkoba juga mengalami peningkatan baik dari segi kasus dan pelakunya.Pada tahun 2016 ada 66 kasus dengan pelaku 104 orang, meningkat menjadi 112 kasus dengan pelaku 162 orang.

Laporan Adapun Narkoba yang banyak dikonsumsi adalah sabu-sabu dan ekstasi.

“Perjudian dan Narkoba ini sudah masuk ke desa-desa dan ini akan menjadi perhatian kita,” ujar Kapolres.

Sementara itu Wabup Muaraenim, Nurul Aman, secara umum kondisi keamanan di Kabupaten Muaraenim dan PALI relatif aman.

Nanti selain PALI menjadi Polres sendiri, pihaknya juga berharapa beberapa kecamatan di Kabupaten Muaraenim yang rawan dan layak sudah dibuat Polsek untuk didirikan Polsek untuk mengurangi kerawanan seperti Muara Belida, Benakat dan lain-lain.

Sedangkan untuk masalah lakalantas terutama di Bantaian memang agak rawan, namun semenjak ada penjagaan oleh masyarakat secara sukarela relatif aman.

Memang sebaiknya dibangun Fly Over seperti yang ada di Payakabung.

“Selagi tidak menyalahi aturan, jika kita bisa bantu tentu akan dibantu, karena untuk masyarakat kita juga,” ujar Nurul.

Editor: Sarono PS

Sumber: Sripoku.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait