Tol Impian Rakyat Sumsel Terwujud, Gratis Hingga Desember

Swarnanews.co.id |Infrastruktur jalan tol yang selama ini diimpikan rakyat Sumatera Selatan akhirnya terwujud di era pemerintahan Jokowi-JK setelah dirampungkannya seksi 1 (Palembang-Pemulutan) sejauh 7,75 km dari Tol Palindra, kata Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.
“Sudah lama rakyat Sumsel memimpikan hadirnya jalan tol seperti di Jawa. Kini impian tersebut sudah terwujud,” kata Alex dalam sambutannya sebelum peresmian tol oleh Presiden Jokowi.
Pengerjaan seksi 1 (Palembang-Pemulutan) dari total 21,9 km ini tidak mudah karena lokasi pembangunannya di atas kawasan rawa.
PT Hutama Karya selaku BUMN yang ditunjuk pemerintah menggunakan teknologi vakum yang sudah familiar di Tiongkok, namun untuk kali pertama dalam pembangunan jalan tol di luar Jawa.
Penggunaan teknologi ini bukan tanpa risiko mengingat terdapat sejumlah kabel SUTET di kawasan tersebut.
Saat seksi 1 akan diujicobakan tepatnya enam hari menjelang Lebaran, diketahui ruas jalan dekat pintu keluar tol, ambles.
Tak heran jika Presiden Jokowi mengapresiasi rampungnya seksi 1 ini karena tingginya tingkat kesulitan dalam upaya mengeringkan (memvakum) rawa.
Bukan hanya dari teknologi, pembiayaan juga jauh lebih mahal dibandingkan jalan tol lain yakni lebih 1,5 kali lipat karena ada pengurukan tanah sedalam 7 km.
Manajer Proyek Tol Palindra Hasan Turcahyo mengatakan setelah penyelesaian seksi 1 ini akan dilanjutkan ke seksi 2 (Pemulutan-KTM Rambutan) dan seksi 3 (KTM Rambutan-Inderalaya) sehingga target pada akhir Jauhari 2018 akan tercapai.
Saat ini progres seksi 2 sebanyak 30 persen sedangkan seksi 3 sebanyak 80 persen.
“Seksi 2 terkendala pembebasan lahan, tapi saat ini sudah selesai dan mulai dikerjakan lagi,” kata dia.
Presiden Joko Widodo menginstruksikan PT Hutama Karya mempercepat pekerjaan tol Palindra 21,9 kilometer untuk membantu peran kota sebagai tuan rumah Asian Games XVIII 2018.
Jokowi juga meminta HK menggratiskan biaya tol untuk seksi 1 ini hingga dua bulan ke depan sampai pembangunan seksi 2 dan seksi 3 rampung.

Presiden Joko Widodo  juga meminta agar tarif jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra) seksi 1 Palembang-Pemulutan digratiskan hingga akhir tahun agar dapat dinikmati masyarakat secara menyeluruh.

Diakui Presiden Jokowi, kenapa dirinya sampai berapa kali datang ke tol Palindra, itu karena dirinya melihat jalan tol ini pengerjaannya sangat sulit sekali. “Alhamdulillah sudah selesai seksi pertama. Kenapa saya datang, karena saya ingin memberikan semangat, apalagi ketika saya dengar sulitnya membebaskan lahan di sini, jadi kalau sering didatanagi maka pembebasan lebih cepat selesai,” ungkap Jokowi.

Dikatakannya, contoh lain juga seperti tol di wilayah Balikpapan –  Samarinda, pernah distop selama dua tahun. Hal tersebut dikarenakan pertama diakibatkan hutan konservasi, kemudian hal kedua disebabkan oleh lahan milik Kodam. “Setelah saya bertindak saya hubungi Panglima semua selesai dalam waktu beberapa hari,” tegas Presiden.
Jokowi juga mengakui bila problem seperti pembebasan lahan banyak dialami, maka itu dirinya berikan samangat.” Yang diresmikan ini merupakan jalan tol pertama yang ada di Sumsel yang sekarang ini. Saya minta agar dapat dinikmati masyarakat banyak, jangan dipungut biaya dulu hingga akhir tahun. Jangan siap-siap saja, bener loh ini harus gratis dulu,” tegas Jokowi.

Teks: Fauzan

Editor: Sarono PS

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait