Tujuh Harapan Baru Gubernur Sumsel 2020

SWARNANEWS. CO. IDPalembang, 27/12 /2019 – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengemukakan tujuh harapan baru yang ingin dicapai di 2020 sehingga daerahnya akan semakin maju.

“Sedikitnya ada tujuh harapan yang ingin dicapainya pada 2020 dan itu harus didukung bersama,” katanya kepada wartawan usai melaksanakan Kaleidoskop Provinsi Sumsel 2019 di Palembang, Jumat.

Menurut Herman Deru, harapan tersebut masing-masing percepatan penurunan angka kemiskinan menuju 1 digit, peningkatan peringkat produksi padi Sumsel di level nasional, kondisi mantap infrastruktur jalan dan jembatan meningkat dan merata.

Selain itu akses sanitasi dan air bersih meningkat di seluruh kabupaten dan kota, zero konflik, kerukunan beragama dan harmonisasi kehidupan sosial dan terakhir percepatan peningkatan IPM dari kategori sedang menjadi kategori tinggi

“Namun inti dari semua itu adalah menyongsong tahun 2020 kita semua jangan lelah berinovasi. Mari kita berbuat yang lebih baik lagi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, ada perbaikan akhlak dan ekonomi masyarakat untuk Sumsel yang lebih Maju,” ujarnya.

Kaleidoskop itu sebenarnya bukan sekedar untuk melihat kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur melainkan wahana untuk introspeksi memperbaiki apa-apa saja yang masih kurang dan perlu ditingkatkan.

“Saya tidak mau muluk-muluk, Saya ingin apa yang sudah kita kerjakan sama-sama diakumulasi dari hasil yang dicapai muaranya hanya satu penurunan angka kemiskinan,” ujarnya.

Gubernur juga berharap masyarakat Sumsel ikut berpartisipasi mempertahankan status zero konflik yang menjadi salah satu poin harapannya di 2020. Mengingat keamanan dan kenyamanan adalah modal penting untuk menarik investor berinvestasi di Sumsel.

Herman Deru mengklaim bahwa terjadi grafik peningkatan yang cukup menggembirakan. Salah satunya soal kinerja perbaikan infrastruktur yang sudah menjadi komitmennya sejak awal.

“Ternyata kita bisa hanya dengan satu tahun anggaran saja memperbaiki infrastruktur sehingga terkoneksi antara akses-akses di jalan kabupaten bahkan jalan negara,” jelasnya.

Selain infrastruktur hal yang menjadi perhatiannya pada 2020 adalah peningkatan produksi pertanian. Ia berharap ke depan Sumsel tidak hanya surplus beras tapi juga pangan seperti jagung dan lainnya.

Jika pada 2017-2018 Sumsel ada di peringkat ke-8 dan tahun 2019 naik ke urutan ke-5, ia optimis tahun 2020 Sumsel sudah bisa masuk tiga besar nasional. Apalagi Menteri Pertanian sudah mendukung penuh Sumsel sebagai daerah pengekspor pangan pertama di Indonesia.

“Waktu pak Mentan ke sini, Saya sudah usulkan agar mengubah mindset supaya petani jangan seperti buruh di tanah sendiri tapi berubah jadi petani yang berjiwa entrepreneur,” tambahnya.

Hal lain yang tak kalah penting yang menjadi perhatiannya, tahun depan Ia juga akan tetap komit untuk tetap melunasi pajak-pajak kendaraan yang selama ini terkatung-katung. Karena hal ini berdampak pada perencanaan pembangunan kabupaten dan kota.

Sementara Kepala Bappeda Sumsel Firmansyah mengatakan sepanjang 2019 terdapat tak kurang 57 penghargaan yang ditorehkan di bawah kepemimpinan Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya.

Penghargaan itu diantaranya sebagai Provinsi dengan perencanaan dan pencapaian pembangunan daerah (PPD) terbaik tingkat nasional (peringkat III nasional) yang diberikan langsung Presiden Joko Widodo.

“Untuk belanja infrastruktur Provinsi Sumsel 2019 senilai Rp1,55 triliun merupakan yang tertinggi dalam kurun 4 tahun terakhir. Dengan sebagian besar untuk perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan yang mencapai Rp1,26 triliun (tertinggi dalam kurun 7 tahun terakhir),” jelas Firmansyah.

Kaleidoskop itu dihadiri hampir seluruh Kepala OPD se-Sumsel, Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi, Sekda Sumsel Nasrun Umar serta puluhan Pemimpin Redaksi dari harian cetak, online dan media elektronik.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait