Warga Jalan Arimbi Keluhkan Kondisi Jalan dan Drainase Buntu

SWARNANEWS.CO.ID, PRABUMULIH | Warga jalan Arimbi yang berada di samping pemakaman Taman baka kelurahan wonosari dan kelurahan Prabujaya kota Prabumulih mengelu dengan adannya jalanan rusak dan tertutupnya saluran air yang berada di kiri kanan, yang belum beberapa bulan di kerjakan dengan dana APBD kota Prabumulih.

Jalan tersebut berada di kelurahan wonosari, kelurah Prabujaya dan kelurahan Pasar II kota Prabumulih, jalan tersebut rusak dan tergenang air semenjak pembuatan tutup drenase disaat pengerjaan Proyek jalan aspal pada bulan 10 tahun 2020 silam yang di kerjakan oleh PT. Utama Mas Persada dengan APBD sebesar Rp.1,847,058,525,-.

H Aepsaipudin warga Rt.05 Rw.05 kelurahan Pasar II Prabumulih menjelaskan bahwa kerusakan Aspal jalan tersebut di karenakan saluran air atau parit yang ada di kiri kanan jalan tertutupi oleh pasir dan sampah sampa yang orang buang.

H Aepsaipudin juga menuturkan warga sudah pernah bergontong royong dua kali untuk membersikan parit, bahkan warga melobangi tutup paret yang ada karena tutup paret yang di sediakan pihak pekerja proyek tidak bisa di buka.

“Kami pernah mengusulkan kepada pihak pemborong agar jangan di tutup parit tersebut,tetapi tidak di indahkan oleh pihak pemborong dan inilah ujungnya saat di tutup dengan coran warga susah membersikan dalam paret dan sekarang buntu paretnya,” tuturnya.

Saat di tannya sudah berapa kali rusak jalan ini. “Jalan Arimbi ini rusak sudah dua kali dan yang pertama di tampal memakai coran semen oleh pihak kontraktor, dan rusak lagi sekarang,” ujar H Aepsaipudin.

Semenjak jalan ini berlobang sudah bannya orang kecelakaan bahkan ada yang terjatu dari motor dikarenakan motor yang di kendaraainya masuk lobang tersebut.

“Memang sudah banyak warga kususnya pemotor yang jatuh bahkan pagi tadi ada pemotor yang luka luka dikarenakan jatuh darimotornya saat masuk lobang tersebut”.

Harapan kami sebagai warga jalan arimbi cepat lah di benahi atau di beri solusinnya supaya jalan tersebut tidak rusak lagi dan air di paret tidak mengenangi jalan lagi dan di saat hujan lebat selama beberapa jam rumah saya tergenang air dan ini terjadi baru baru ini sesudah parit tersebut di beri tutup, pungkasnya.
Teks: Taufiq
Editor: Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait