Warga Lahat Minta KLHK Turun Tangan Tangkap Harimau

SWARNANEWS.CO.ID, LAHAT | Warga Pajarbulan, Lahat, Sumatera Selatan meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menangani keganasan harimau yang berkeliaran di kawasan hutan Pagaralam, Lahat, dan Muaraenim.

“KLHK melalui BKSDA harus segera bertindak sesuai hukum yang berlaku. Bila warga yang bertindak membunuh harimau dapat dianggap melanggar hukum,” kata Hariyono, warga Pajarbulan, Lahat.

Hingga hari ini keganasan harimau Sumatera telah menewaskan 5 orang warga setempat.

“Warga mulai takut ke kebun karena merasa terancam oleh harimau,” kata Hariyono.

Seperti yang dialami warga Pajar Bulan Mulak Ulu Lahat, Suadi bin Abdullah (57), yang berdasarkan hasil visum tim INAFIS Polda Sumsel diduga karena diterkam Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae).

Sementara itu masyarakat Pajar Bulan di perantauan mulai menggalang donasi untuk meringankan beban keluarga alm. Suadi bin Abdullah yang meninggalkan seorang isteri dan 3 orang anak yang masih sekolah di SMA dan SMP Mulak Ulu.

Bagi masyarakat yang peduli korban harimau sumatera dapat menyalurkan sumbangan donasi untuk meringankan keluarga korban ke  rekening Pajar Bulan Peduli an. Nova Harzales pada bank Mandiri Palembang no. Rek : 900000 5177 531  kode bank 008

Sumbangan Insya Allah akan disampaikan langsung kepada ahli waris keluarga korban paling lambat 27 Desember 2019.

Inisiator Pajar Bulan Peduli
Dedi Soekimi (+62 812-9842-5469
Hariyono (085210920001)
Nova Harzales (+62 853-6982-8444)

Kontributor : Hariyono
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait